Kamis, 30 November 2023

Pertanian di Mukti Jaya Rokan Hilir Berbasis Digital Farming

Pertanian Melon di Mukti Jaya melihat pantauan Agroklimat.

Mukti Jaya 30 November 2023, Dewasa ini Pertanian menjadi sektor penting untuk Pertumbuhan Ekonomi, sekaligus penyedia pangan dan lapangan kerja, untuk itu diharapkan pemuda tumbuh dengan berbagai teknologi untuk pembangunan pertanian, sehingga tujuan keberlanjutan Pertanian masa depan dapat bertumbuh sesuai harapan bangsa yaitu pertanian Tangguh, Maju, Mandiri dan Moderen.
Kepenghuluan Mukti Jaya Kecamatan Rimba Melintang Kabupaten Rokan Hilir kini menjadi pilot projek pembangunan pertanian di Kabupaten Rokan Hilir, yang terkenal sebagai sentra produksi di Kecamatan Rimba Melintang sudah menerapkan berbagai teknologi. Teknologi digital farming yang di terapkan di Mukti Jaya ada Climate station dan Rapid Soil Check (RSC) dijelaskan Faradilah Riska agronomist habibi garden PT. Habibi Digital Nusantara selalu vendor,
Climate station dapat melihat kondisi cuaca secara real time di kebun budidaya, beberapa kondisi yang dapat dilihat yaitu suhu udara, kelembaban udara, cahaya, tekanan udara, curah hujan, arah angin, kecepatan angin dan hembusan angin, Climate station juga dapat memprediksikan kondisi cuaca beberapa hari ke depan, Teknologi ini dapat membantu dalam kegiatan budidaya, seperti jadwal penanaman, pengaplikasian pestisida, Pemupukan terjadwal dan sesuai dosis, Pengendalian OPT, dan masih banyak manfaat lainya.
Rapid soil check atau RSC merupakan alat yang dapat mengetahui kondisi tanah seperti suhu tanah, kelembaban tanah, pH tanah, N, P, K, dan nutrisi tanah dengan cepat dengan bantuan sensor yang ada. Berdasarkan bacaan sensor tersebut nantinya dikeluarkan rekomendasi pupuk yang efektif untuk diaplikasikan. Hal tersebut membuat penggunaan pupuk lebih efisien karena sesuai dengan kebutuhan tanah atau media tanam. Hal ini nantinya dapat mengefiensi penggunaan modal dalam budidaya dengan hasil yang sama atau bahkan meningkat
Teknologi ini terintegrasi dengan IoT sehingga dapat mengetahui nilai yang diinginkan darimana saja. Seperti kondisi cuaca (climate station) di kebun budidaya dapat dilihat dan diakses darimana saja melalui aplikasi Habibi Garden, sedangkan pembacaan RSC dapat diakses dan tersimpan melalui aplikasi KELANA (Kenali Lahan Anda).
Cek Unsurhara Tanah sebelum penanaman melon,

Jumat, 24 November 2023

DKPP Rohil Panen Raya Cabe Merah, Kelompok Binaan PPL Swadaya

Bantaian, 24 November 2023. 
Kelompok Tani Bangun Jaya Desa Bantaian Kecamatan Batu Hampar Kabupaten Rokan Hilir yang diketuai oleh Sungkono Petani Teladan Nasional 2022, kelompok tani ini merupakan Wilayah Kerja Penyuluh Pertanian (WKPP) Alkahfi Sutikno Penyuluh Pertanian Swadaya dan Ketua PPPSI Propinsi Riau.
Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) di Kabupaten Rokan Hilir Riau memiliki WKPP layaknya PPL PNS dan keberadaannya sangat didukung oleh Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP). Tercatat sebanyak tiga orang PPS di kabupaten Rokan Hilir, dan semuanya sudahendapat Prestasi Nasional yaitu Penyuluh Pertanian Teladan.
DKPP Kabupaten Rokan Hilir sangat mengapreseasi kegiatan kelompok tani Bangun Jaya dalam budidaya cabe merah. Bentuk apreseasi yang dilakukan dengan cara Panen Cabe Merah bersama. Adanya acara ini sangat memotivasi para petani, karena selama ini Pemerintah terus memberikan bantuan sebagai bentuk  apreseasi dan motivasi.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Rokan Hilir Aldi, S.IP dalam sambutannya sangat bangga dengan keberhasilan petani dalam budidaya cabe merah, sebab saat ini harga cabe merah lumayan tinggi atau harganya sepedas rasanya. 
Desa Bantaian  terletak di Kecamatan Batu Hampar, adalah sentra hortikulturanya Kabupaten Rokan Hilir, di desa ini sudah banyak komoditi hortikultura yang sudah tersertifikasi Prima 3. Artinya produk Hortikultura di desa ini sudah layak jual ke supermarket atau sangat rendah kandungan pestisidanya.
Sementara potensi lain di Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau, merupakan sentra pangan  Provinsi Riau. Komoditi padi Indeks Pertanamannya sudah mencapai IP 250 seperti di Kecamatan Rimba Melintang dan produksi rata rata 7,5 ton per hektar. Dengan harga gabah saat ini 6.300 per kilogram GKP, penghasilan petani padi sudah mencapai Rp. 335.000 per hari. Meningkatnya priduksi dan harga gabah kering panen memotivasi petani untuk alihfungsi lahan dari kebun sawit menjadi sawah. Alihfungsi ini secara swadaya angkanya sangat signifikan.

Senin, 20 November 2023

Potensi Pertanian di Kelurahan Bantaian Hilir Menjanjikan

PPL dan Lurah Bantaian Hilir meninjau Potensi Hortikultura

Bantaian Hilir, 20 November 2023. Potensi Budidaya Tanaman Hortikultura yang di kembangkan di Kelurahan Bantaian Hilir Kecamatan Batu Hampar salah satunya Tanaman Melon, Menjadi peluang besar pangsa pasar, tentunya sumber pendongkrak Ekonomi atau penghasilan masyarakat.
Tanaman melon termasuk komoditi berumur pendek, hanya 60 hari setelah tanam sudah bisa dipanen. Kondisi fisiologi tanaman melon sangat cocok berkembang di daerah tropis, dan daratan rendah. Sehingga di Kelurahan Bantaian Hilir Kecamatan Batu Hampar Kabupaten Rokan Hilir sangat cocok dibudidayakan.
Lurah Bantaian Hilir, Ade Mahyuni. M.Pd menjelaskan, Kelurahannya itu beragam komoditi yang bisa dikembangkan Petani, Selain melon juga ada tanaman semangka, terong, cabe, Tanam Pangan Padi. Memang sebagian besar petani pekebun sawit, dengan komoditi yang beragam ini kami merasa potensi di Kelurahan Bentaian Hilir ini sangat cocok pengembangan Hortikultura, seperti didaerah lainya. Kami akan menginfentarisir potensi ini dan akan kita libatkan semua stakeholder untuk mendampingi pertanian agar ekonomi di desa ini bisa lebih maju. 
Hal senada disampaikan Penyuluh Pertanian Bantaian Hilir, Sudirman. A.Md, Komoditi hortikultura tercatat seluas 20 hektar, sedangkan Komoditi Pangan 86 hektar khusus untuk Padi dengan Indeks Pertanaman dua kali dalam setahun atau disebut IP 200. kelompok taninya ada 13, dan 1 P3A. 
Kita akan fokus ke Hortikultura dan Pangan. Dengan cara Pendampingan, Penyuluhan dan Tranformasi Teknologi khusus Pertanian secara umum tutur nya.


Penulis : Tomiri


Minggu, 19 November 2023

Harga Cabe Sepedas Rasanya, Petani Bentayan Batu Hampar Tersenyum

Sungkono Sedang Mengumpulkan Hasil Panen Cabe

Batu Hampar, 19 November 2023. 
Kepenghuluan Bentayan Kecamatan Batu Hampar, sebagian Masarakat bermata pencaharian sebagai Petani, salah satu sub komoditinya adalah budidaya tanaman cabe panjang keriting atau CMK, Kelompok Tani Bangun Jaya Kepenghuluan Bentayan tengah prosesi panen Tanaman Cabe. Pada kondisi iklim musim hujan di bulan November penyakit tanaman semakin meningkat, sehingga harus ekstra dalam perawatan jelas Sungkono Ketua Kelompok Tani Bangun Jaya, namun kami tetap semangat merawat tanaman cabe, sebab harga cabe juga cukup tinggi, saat ini mencapai 65.000 menolak ke agen, sedangkan di jual lansung mencapai 75.000, panen ke 3 ini sudah dapat kutipan 120 kg dari 10.000 pohon lanjut Sungkono. Semoga harga semakin naik dan tetap diatas angka 70.000, sesekali petani merdeka di sesi harga sambil tawa ria.
Di saat bersamaan Penyuluh Pertanian Lapangan Swadaya Alkahfi Sutikno.M.Pd mengapresiasikan kinerja petani di wilayah binaanya itu, sebab dinkondisi musim hujan pun masih bisa memproduksi cabe, dan harga juga cukup menjanjikan, jika harga saat ini bertahan hingga akhir Januari nanti, insyaallah petani di batu hampar ini akan mendapat untung yang lebih tinggi di usaha taninya.
Selain itu kita juga akan berkoordinasi dengan Petugas POPT agar selalu memonitoring etani untuk mengamati OPT yang dapat mengganggu kenaikan produksi.
Penulis : Tomiri

Kamis, 07 September 2023

Kadis DKPP dan Dandim 0321 Rohil Tanam Durian Unggul di Poktan Bangun Jaya Bentayan

Batu Hampar, 07 September 2023, Kelompok Tani Bangun Jaya Kepenghuluan Bentayan Kecamatan Batu Hampar Tanam Perdana Durian Unggul sebanyak 800 Pohon, penanaman ini bertujuan untuk mengembalikan kejayaan Buah durian di Desa Bentayan, sebab dahulu dikenal Durian Unggul lokal yang rasanya sangat khas Tampa biji. Seiring waktu durian lokal sudah mengalami pengurangan akibat umur tanam yang sudah lama. 
Bibit durian Varietas Sijantung Kampar ini di peroleh dari bantuan Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau. 
Bibit sudah sejak lama di terima Pengurus Kelompok Tani Bangun Jaya Sungkono, namun baru bisa tertanam pada saat ini, sebab penanaman dilakukan disesuaikan dengan cuaca, dan perpindahan bibit dari daerah lain itu harus mengalami adaptasi jelas Sungkono,
Acara penanaman perdana di gelar di daerah cagar Budaya Batu belah Batu Betangkup makam syekh Sayyid Ali Bin Abdurrahman Bin Ali Abdullah Al Idrus yang lokasi tersebut juga lokasi pertanian andalan Kecamatan Batu Hampar dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kab. Rokan Hilir Aldi Karim. S.IP., Dandim 0321 Rokan Hilir beserta Rombongan, Camat Batu Hampar, Kapolsek Batu Hampar, Penyuluh Pertanian  Batu Hampar, Lurah Bentayan Hilir, POPT, dan Penyuluh Swasta PT. Bhen Mayer, dan Anggota Kelompok Tani Bangun Jaya. 
Penanaman ini mendapat apresiasi Kadis DKPP Rohil, Aldi, Kami sangat mengapresiasi Kelompok Tani Bangun Jaya yang mau melestarikan Tanaman durian, kita harap bisa memberikan motivasi petani lainya yang mendukung kembalinya kejayaan Kampung durian di Batu Hampar ini. Kami juga menghimbau kepada masarakat atau petani yang masih memiliki Pohon durian lokal Batu Hampar ini agar melaporkan ke pihak DKPP,  nanti kita lakukan pelestarian secara budidaya memalui lembaga BBI atau BPPSP, 
akan kita berikan reword kepada petani yang berkeinginan pelestarian tanaman tersebut. Tutup Aldi.

Senin, 31 Juli 2023

Lurah Bentayan Hilir Tanam 4000 pohon untuk Penghijauan Lingkungan

Sumber Foto. Tomiri

Batu Hampar, 31 Juli 2023. Dampak Perubahan Iklim Pemanasan Global sangat dirasakan, Naiknya suhu permukaan dan kemarau panjang terjadi di daerah tropis, termasuk di Kabupaten Rokan Hilir ini, sudah sewajarnya seluruh elemen masarakat ikut serta menjaga lingkungan salah satu program yang tepat adalah menanam pohon atau menghijaukan bumi.
Upaya ini ditajakan Lurah Bentayan Hilir Ade Mahyuni. S.Pd. M.Pd. Penanaman pohon di Kelurahan yang dipimpinnya itu sejumlah 4000 pohon, yang diperoleh dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau. Bibit tersebut sudah disalurkan melalui peserta KKN UIN Suska 2023. Harapan nya kegiatan ini dapat memberikan pembelajaran dan edukasi masarakat bahwa pentingnya menghijaukan Lingkungan, apalagi didaerahnya itu di pinggiran sungai yang terjadi penggerusan atau abrasi. Harapan kami selaku lurah Bentayan hilir Ini agar masyarakat bersinergi dalam menjaga lingkungan dan menanam serta memelihara tanaman pohon, dan menjaga karhutla di musim panas ini. 
Lurah Bentayan Hilir Menanam Pohon

Penyuluh pertanian lapangan Sudirman. A.Md. mendukung program Penanaman pohon dan penghijauan lingkungan, bibit yang ditanam memang berasal dari biji, tujuannya agar dapat memberi pohon pelindung dan mitigasi, tetapi jika dirawat juga bisa menghasilkan buah buahan, seperti Lengkeng, durian, alpukat dan petai. Selain pelindung juga tanaman buah.
Acara penanaman pohon ini dihadiri Penggiat Proklim Riau Alkahfi Sutikno.M.Pd, Kapolsek Batu Hampar IPDA ROBIANSYAH. SH. MH, dan Penyuluh Pertanian batu Hampar.
Penulis. Tomiri (Penyuluh Pertanian)

KKN UIN SUSKA 2023 Tanam 4000 Pohon di Kelurahan Bentayan Hilir

Sumber Foto. Tomiri

Bentayan Hilir, 31 Juli 2023. Peduli Lingkungan hijaukan Bumi merupakan salah satu tema untuk membangun Sumber Daya Alam yang menjamin kesehatan lingkungan, terjadinya pemanasan secara global adalah disebabkan faktor lingkungan yang rusak, hutan yang gundul, kebakaran lahan hingga berdampak iklim elnino, semua nya disebabkan oleh tangan tangan yang tidak bertanggung jawab, sehingga terjadi kerusakan alam. Saat ini dampaknya dapat kita rasakan yaitu naiknya suhu permukaan, dan kemarau panjang. Untuk itu perlunya mitigasi yang dilakukan secara sederhana. Salah satu bentuk dukungan adalah penghijauan kembali lingkungan dengan memperbanyak menanam pohon di lingkungan kita. 
Salah satu program gayung bersambut, peserta KKN UIN Suska tahun 2023 di Desa Bentayan Hilir, mentajakan penghijauan lingkungan yakni menanam 4000 pohon tanaman buah, bibit diperoleh dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Riau sebanyak 4000 tersebut sudah dibagikan melalui masarakat dan didampingi Mahasiswa KKN, dijelaskan Mursal Tanafis Afthor  (koordinator desa Bentayan hilir) pihak mahasiswa sudah menyalurkan bibit tanaman tersebut ke masarakat, tujuannya adalah penghijauan lingkungan.
Lurah Bentayan Hilir Ade Mahyuni. S.Pd. M.Pd. Mengapresiasikan kinerja KKN UIN Suska  2023, Sebab aksi yang digiatkan sangat menyentuh ke masarakat dan lingkungan, apalagi di daerah kita ini di tepian sungai yang rentan abrasi dan karhutla. Perlu adanya perlindungan dan penghijauan tanaman.
Penggiat Lingkungan Alkahfi Sutikno. M.Pd. berterimakasih dan mendukung program yang di jalankan peserta KKN, harapnya kedepan masarakat yang terlibat termotivasi untuk melakukan penanaman lebih banyak lagi, misalnya menanam jenis buah buahan langka, kekayuan, dan Buah Bibit unggul yang bisa di konsumsi selain untuk tanaman pelindung.
Dalam acara ini juga dihadiri,
penyuluh Pertanian Bentayan Hilir Sudirman, AMD.  dan Rombongan Penyuluh Pertanian Batu Hampar, Kapolsek Batu Hampar IPDA ROBIANSYAH. SH. MH. dan Anggota Satpol PP Baru Hampar.

Penulis.  TOMIRI ( Penyuluh Pertanian)

Sabtu, 22 Juli 2023

Komposisi Pekarangan Rumah Ideal Penjamin Keamanan Pangan

Rokan Hilir, 21 Juli 2023, 
Pekarangan Pangan Lestari (P2L) merupakan upaya untuk meningkatkan ketersediaan, aksesibilitas dan pangan rumah tangga sesuai dengan kebutuhan pangan yang Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman B2SA) serta berorientasi meningkatkan pendapatan rumah tangga.
Konsep yang diterapkan adalah menciptakan pasar dipekarangan sendiri, mulai dari ketersediaan Pangan, Ikan, Daging, Telur dan Obat obatan.
Berikut komposisi yang bisa disediakan di Pekarangan
1. Tanaman Sayuran, (Kangkung, Bayam, Selada, Seledri, Gambar, Pare, cabe, Bawang, daun bawang, tomat, daun Ubi) Jenis sayuran ini bisa di jadwalkan penanamannya, sehingga saat panen bisa berjalan secara bergantian. Dan dapat di tata sesuai warna daun yang memiliki nilai estetika keindahan.
2. Tanaman Buah (Mangga, Rambutan, Jeruk, Jambu, Markisa, dan Belimbing) semua buahan yang tumbuh dipekarangan di pastikan lebih sehat dan terhindar dari bahan kimia, pastinya lebih sehat dan segar.
3. Tanaman Pangan (Jagung, Keladi, ubi jalar) ini juga bisa di tanam dipekarangan dengan metode tanam dalam keranjang atau karung bekas
4. Tanaman Obat dan bumbu (Kunyit, Jahe, Kencur, lengkuas, serai, Sirih, dan Temulawak) ini selain manfaat untuk bumbu juga bisa untuk obat obatan,
5. Telur (berternak itik petelur atau ayam petelur)
6. Daging (daging bebek, daging ayam kampung, dan kelinci)
7. Ikan (ikan gabus, patin, nila, gurame, sepat)
Semua jenis tanaman dan ternak bisa di variasikan di pekarangan, sehingga bisa beragam saat panen dan bisa dikomsumsi secara segar dan sehat. Hemat kebutuhan pangan dan dapur hingga 70 persen.

Penulis : Tomiri (Penyuluh Pertanian Lapangan)

Senin, 17 Juli 2023

Sinergi dan Kolaborasi Kegiatan Kukerta UIN dengan Lembaga Desa Bentayan Baru, Banyak di Bidang Pertanian dan Lingkungan

Sumber Foto Tomiri

Bentayan Baru, 17 Juli 2023. Kuliah kerja nyata (Kukerta) merupakan bagian dari penyelenggaraan pendidikan  dalam bentuk kegiatan pengalaman ilmu, teknologi, dan seni oleh mahasiswa kepada masyarakat. Kuliah kerja nyata dilaksanakan secara melembaga dan terstruktur sebagai bagian dari pelaksanaan kurikulum pendidikan tinggi, yang wajib diikuti oleh setiap mahasiswa program studi semua bidang ilmu. Termasuk salah satu kelompok Kukerta yang di taja mahasiswa UIN Pekanbaru tahun 2023 di Kepenghuluan Bentayan Baru Kecamatan Batu Hampar Kab Rokan Hilir.
Program yang akan di laksanakan selama mengikuti Kukerta diantaranya, Kegiatan Sosial, Keagamaan, Pendidikan dan Lingkungan, sub kegiatan diantaranya, Membangun Bank Sampah, Penguatan Pekarangan Rumah sebagai Tempat Budidaya, Magrib Mengaji, dan Kegiatan Sosiokultural setempat. 
Hal ini disampaikan Koordinator Lapangan Peserta Kukerta Sahrul Nizam. Kegiatan ini akan disinergikan ke pemerintahan desa dan masarakat di Desa Bentayan baru. 
Selaras dengan kegiatan tersebut, Penggiat lIngkungan Alkahfi Sutikno, M.Pd memberikan informasi dan dukungan kepada peserta Kukerta agar dapat menjalankan kegiatannya di lapangan, dan sangat menyentuh ke masarakat, program yang dapat di sharing antaranya. Membina Sekolah Adiwiyata, membangun Bank Sampah, Membuat Pekarangan Pangan Lestari, Penanaman Pohon, Penyuluhan Pertanian dan Sosialisasi dan Pendampingan Kegiatan Sosial lainya.
Kolaborasi kegiatan ini akan dapat memberikan dampak positif ke masarakat, tentunya juga menambah wawasan Peserta Kukerta dan tujuan Kukerta pun tercapai.

Penulis : Tomiri (Penyuluh Pertanian Lapangan)

Bentayan baru Punya Peternak Jangkrik, Untuk Pakan Ternak Burung dan Hobi Ikan Hias

Sumber Foto. Tomiri

Bentayan Baru, 17 Juli 2023. Ternak jangkrik adalah proses perkembangbiakan jangkrik (Gryllus Sp.) dalam jumlah yang banyak untuk tujuan bisnis pakan hewan peliharaan seperti burung, ikan, dan reptil. Ternak jangkrik juga dapat dilakukan dalam skala kecil, biasanya sebagai hobi atau dijadikan hewan aduan. Meskipun terdapat lebih dari 1000 spesies jangkrik yang hidup di daerah tropis dan 100 di antaranya ada di Indonesia, hanya beberapa spesies yang banyak dipelihara untuk ternak jangkrik komersial, seperti Gryllus mitratus dan Gryllus testaclus.[1] Jangkrik sendiri adalah hewan herbivora, dimana serangga ini memakan daun-daunan muda seperti rerumputan dan untuk di lingkungan perternakannya bisa diberikan pakan sayuran hijau yang banyak mengandung air seperti sawi, bayam, selada, mentimun dan daun pepaya.[2] (Sumber Wikipedia)
Di Desa Bentayan baru Kecamatan Batu Hampar terdapat peternak jangkrik yang usaha ini merupakan salah satu pendongkrak ekonomi keluarga, yaitu Bapak Taufik, SH. Usaha jangkrik ini sudah sejak dua tahun digeluti, dan hasilnya cukup memuaskan, pangsa pasar sangat bagus, bahkan sering kekurangan untuk mencukupi kebutuhan konsumen, Taufik menjelaskan, Budidaya Jangkrik ini semakin diminati pelanggan, dari kalangan penghobi burung, penangkar burung, untuk pakan ikan, dan bahkan untuk umpan pancing, hingga kebutuhan produksi jangkrik kami kekurangan dari permintaan apsar, untuk itu kami juga memasarkan dari Pekanbaru, untuk memenuhi permintaan pasar lokal. 
Saat ini sudah ada 34 kotak budidaya jangkrik untuk pembesaran dan 2 kotak untuk indukan, hingga kedepan kami sudah menyiapkan 50nkotak untuk penambahan kuota jangkrik, supaya nanti bisa memenuhi pasar, dan kami juga melayani peternak lainya untuk penyediaan bibit atau telurnya. Sehingga kami bisa bermitra untuk pengadaan jangkrik dewasa dan bibit jelas Taufik. 
Tomiri, Penyuluh Pertanian lapangan, sangat mengapresiasi usaha ternak jangkrik yang digeluti Bapak Taufik, dengan usahanya itu bisa meningkatkan ekonomi di sekitar wilayah kerjanya itu dengan memenuhi kebutuhan pakan ikan dan ternak, serta penghobi burung dan ikan hias.

Sumber. Taufik. SH
Penulis. Tomiri (Penyuluh Pertanian Lapangan)

Jumat, 14 Juli 2023

Pemda Kabupaten Rokan Hilir dalam waktu dekat MoU dengan Bank Indonesia Riau bidang Pertanian Berbasis Digital

Sumber Foto. Alkahfi

Rokan Hilir, 14 Juli 2023, Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hilir melalui Dinas Ketahanana Pangan dan Pertanian Kab Rokan Hilir dengan Bank Indonesia Riau dalam waktu dekat akan melakukan Penandatanganan _Memorandum Of Understanding (MoU)_ bidang Pertanian. 
Dukungan BI Riau di bidang pertanian dapat memberikan peluang besar untuk meningkatkan Produksi Pertanian di Rokan Hilir khususnya Tanaman Pangan dan Hortikultura. Plt Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Kab Rokan Hilir Aldi Karim S.IP didampingi Wakil Ketua PPPSI Riau, Alkahfi Sutikno. M.Pd. mendatangi Bank Indonesia Riau di Pekanbaru dalam rangka membicarakan beberapa hal tentang pertanian ke depan. Plt Kadis DKPP Rohil Aldi Karim, menyampaikan program pertanian ke depan kepada pihak Bank Indonesia seperti Pembangunan Taman Edukasi Pertanian yang akan berfungsi sebagai laboratorium lapangan petani dan pusat pendidikan petani dan petani milenial, potensi pertanian di Kabupaten Rokan Hilir. Hal tersebut disambut baik oleh pihak BI, dalam waktu dekat pihak Bank Indonesia Riau akan membangun stasiun _digital farming_ di Desa Mukti Jaya Kecamatan Rimba Melintang sebagai cluster padi di Kab Rokan Hilir. Alat digital farming yang dalam waktu dekat akan dibangun dapat memberikan informasi tentang Cuaca, PH tanah, PH air, Hama dan penyakit yg bakal menyerang, rekomendasi pemupukan saat musim berjalan, dan aspek pendukung Informatika Pertanian lainya.  Semua informasi itu tentunya disajikan secara digital. Hadirnya digital farming ini akan menambah efektif dan efisiensi dalam kegiatan pertanian dan meningkatkan produktivitas.
Selain itu dapat memotivasi petani milenial untuk terjun ke dunia pertanian dengan metode kekinian. Termotivasi nya  insan tani milenial ke dunia pertanian modern akan mendukung keberlanjutan pertanian ke depan. 
Hal ini semua akan berjalan dengan baik apabila semua pihak ikut mendukung.
Ketahanan dan kedaulatan pangan suatu daerah tentunya apabila sektor pertanian diprioritaskan.

Sumber. Alkahfi Sutikno. M.Pd (Wakil P3SI Riau)
Penulis. Tomiri (Penyuluh Pertanian)

Kamis, 13 Juli 2023

Ayo lestarikan Bambu, Kaya Manfaat buat sahabat Tani.

Tanam Bambu di Taman Edukasi DKPP Rohil


Bambu merupakan sumberdaya alam yang keberadaannya sangat dekat dan tidak dapat dilepaskan dari kehidupan masyarakat di Indonesia, sehingga dalam mekanisme pegembangan nya pendekatan pemberdayaan masyarakat menjadi aspek penting.
Bambu banyak digunakan di semua aspek kehidupan, dan lebih utama di sektor pertanian, diantara manfaat bambudi sektor pertanian adalah.
1. Sebagai sumber fungisida alamiah dengan kaya Jamur tricoderma yang banyak tumbuh di daerah perakaran dan serasah daun bambu, ini banyak digunakan petani sebagai fungisida alami untuk mengendalikan berbagai penyakit tanaman, dapat menekan berkembangnya jamur jahat dalam tanah, dan melindungi akar tanaman dari serangan penyakit yang diakibatkan jamur jahat. Seperti penyakit layu Fusarium.
Tanam Bambu di Bentayan Baru

2. Sebagai lanjaran, atau ajir untuk tanaman yang dibutuhkan penyangga. Seperti cabe, tomat, pare, timun dan tanaman sayur lainya. 
3. Penyerap zat zat beracun dalam tanah akibat residu pestisida, merkuri, dan bahan beracun lainya sehingga mengurangi dampak resiko yang ditimbulkan.
4. Anti erosi. Bambu juga sebagai tumbuhan yang digunakan sebagai anti erosi atau pengikisan lahan pertanian yang diakibatkan gerusan air. Akar serabut bambu mampu menjaga ekosistem air dan menyimpan pasokan air yang melimpah untuk lingkungan sekitarnya. Bambu menjadi benteng alam pencegah erosi karena kekuatan akar serabutnya mencengkeram kuat ke tanah
5. Sebagai sumber pangan kaya manfaat. Rebung bambu merupakan bagian dari bambu yang kaya nutrisi, mulai dari mengandung banyak serat, tembaga, serta vitamin B6 dan E dalam setiap porsinya.

Satu cangkir (155 gram) rebung bambu yang dimasak mengandung: Kalori: 64, Protein: 2,5 gram, Lemak: 4,5 gram, Karbohidrat: 5 gram, Serat: 2 gram, Tembaga: 19% dari Nilai Harian atau daily value (DV), Vitamin B6: 14% dari DV, Vitamin E: 9% dari DV Vitamin K: 3% dari DV, Riboflavin: 3% dari DV, Tiamin: 3% dari DV, Fosfor: 3% dari DV, Kalium: 3% dari DV, Besi: 3% dari DV (Sumber Kompas)

Tanam bambu di desa Sei Sialang - Rohil

6. Sebagai bahan konstruksi bangunan Rumah atau pondok petani, dan kerajinan serta pernak pernik dalam perabot rumah tangga petani..

Ditulis oleh . TOMIRI (Penyuluh Pertanian)
Sumber . (Berbagai Sumber)

Selasa, 27 Juni 2023

DLH Rokan Hilir Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Kurangi Sampah Plastik.

gambar. Tomiri

Bagansiapiapi. 26 Jun 2023. 
lingkungan hidup merupakan tempat tinggal semua makhluk hidup yang terdapat di muka bumi termasuk manusia hewan dan tumbuh-tumbuhan.
Lingkungan hidup sangat penting bagi keberlangsungan makhluk hidup, jika lingkungan hidup tidak ada maka manusia hewan dan tumbuh-tumbuhan tidak dapat bertahan hidup. Saat ini jika kita lihat kerusakan lingkungan ada di mana-mana, banyak manusia dengan sengaja menebang pohon untuk keperluan pribadi tanpa mementingkan kehidupan lain sehingga dapat merusak ekosistem. Selain itu aktivitas manusia juga mengakibatkan produksi sampah yang meningkat terutama sampah plastik, hal ini juga andil dalam kerusakan lingkungan atau ekosistem. Jika hal-hal di atas tidak dimitigasi sejak dini ke depan lingkungan akan semakin parah.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hilir mentajakan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Dunia yang ditetapkan setiap tanggal 5 Juni, dan terselenggara tanggal 26 Juni 2023 di Taman Hutan kota Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir,
Kepala Dinas DLH, Suandi. S.Sos, mengatakan, Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia kita gelar sebagai bentuk upaya pengendalian dampak lingkungan di kabupaten Rokan Hilir ini, kami mengajak seluruh elemen untuk berpartisipasi dalam mengurangi penggunaan Plastik, baik dari kemasan makanan, Ataupun peruntukan lainya. Karena Plastik sangat berbahaya dan juga tidak bisa terurai bila terkubur di tanah, banyak caranya menanggulanginya sampah plastik, mulai dari pengurangan, Pendaur ulang dan bisa juga di pakai ulang, sesuai konsep 3R. 
Penggiat Lingkungan Dan Proklim Kabupaten Rokan Hilir Alkahfi Sutikno.M.Pd. juga menambahkan Perlunya Sosialisasi Pengurangan sampah ke dunia pendidikan Kemudian di sosialisasikan Melalui program gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah atau GPBLHS/Adiwiyata warga sekolah akan teredukasi dalam menata dan menjaga lingkungan hidup yang sebenarnya. Semua tata cara pengelolaan lingkungan hidup di sekolah di kolaborasi dengan pelajaran dan semua ini ada di sekolah adiwiyata. Ikut program GPBLHS/Adiwiyata bukan hanya menginginkan reward (trophy sertifikat dan hadiah) tetapi yang terpenting adalah mengedukasi warga sekolah dalam pengelolaan lingkungan hidup baik di sekolah maupun di luar sekolah. Program Adiwiyata ini telah diakui dunia sangat bagus untuk mengkader peserta didik menjadi manusia yang paham dalam lingkungan.

Penulis. Tomiri (Penyuluh Pertanian)

Jumat, 23 Juni 2023

Strategi Hadapi Iklim El Nino Petani di Pesisir Rokan


Foto. Tomiri

El Nino adalah fenomena alami yang terjadi ketika suhu permukaan air di Samudra Pasifik Tengah dan Timur menjadi lebih hangat dari biasanya. Hal ini menyebabkan perubahan pola cuaca global yang dapat berdampak signifikan pada iklim di berbagai wilayah tidak hanya di Indonesia tapi juga di seluruh dunia. 

Selama periode El Nino, terjadi perubahan aliran angin dan distribusi suhu di atmosfer. Dampaknya dapat meluas ke seluruh dunia dan mempengaruhi cuaca dan iklim di berbagai daerah. El Nino adalah fenomena alam yang dapat memiliki dampak signifikan terhadap sektor pertanian. Dalam sektor pertanian, El Nino dapat menjadi tantangan besar karena dapat mengganggu pola cuaca yang berdampak pada produksi pertanian dan kesejahteraan petani. Oleh karena itu, pemantauan dan pemahaman yang baik tentang El Nino sangat penting agar dapat mengambil langkah-langkah pencegahan dan penyesuaian yang tepat untuk mengurangi dampaknya. 


Wilayah Pesisir Rokan Hilir menjadi salah satu wilayah terdampak elnino, perubahan iklim yang signifikan, cuaca semakin panas, curah hujan yang menurun, dan air permukaan semakin rendah. Tentunya berpengaruh besar pada sektor Pertanian dan Nelayan. Untuk mensiasati persoalan iklim dalam Pertanian Pesisir Rokan, khususnya  Rokan Hilir perlu pengetahuan khusus yang lebih mengarah kearifan lokal dan membaca situasi dan mengantisipasi dampak perubahan iklim. 

Dampak yang sangat dirasakan antaranya, 1. Terjadinya Pemanasa dan kekeringan pada lahan Pertanian, 2. Perubahan Cuaca yang Signifikan dari Hujan ke Panas dan kemarau, terjadinya penundaan jadwal tanam dan gagal tanam, 3. Tumbuh dan resistensi Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) 4. Penurunan Kualitas Panen, 5. Ketidak stabilan Harga Pasar.

Berikut ini tips yang dapat di lakukan sektor pertanian. 

1. Memantau prediksi prakiraan cuaca secara intens dari sumber ang terpercaya seperti, BMKG dan mentelaah buletin Prakiraan cuaca jangka pendek dan jangka panjang sebagai landasan proses usaha Pertanian. 

2. Konservasi Air: mengatur pemanfaatan Air irigasi atau sumber air secara efektif dan efisien. Mengingat El Nino dapat menyebabkan kekeringan, konservasi air menjadi sangat penting. Petani perlu mengadopsi teknik irigasi yang efisien, seperti tetes air atau irigasi berkebun yang tepat sasaran, untuk menghemat air.  Memanfaatkan air pasang surut, Embung pertanian, dan long storage sebagai irigasi alternatif.

3. Pergiliran tanaman dan menanam tanaman tahan kering, atau menanam tanaman yang hemat air, sesuai jenis dan varietas. Contohnya menanam padi logawa di lahan sawah, atau menanam cabe tahan kering. 

3. Diversifikasi Tanaman: Pertanian yang lebih beragam dapat membantu mengurangi risiko terhadap gangguan iklim. Petani dapat mempertimbangkan menanam varietas tanaman yang lebih tahan terhadap kondisi kering atau panas. Diversifikasi tanaman juga dapat membantu mengurangi risiko kegagalan panen total jika satu jenis tanaman terpengaruh oleh El Nino.

4. Manajemen Penyakit dan Hama: El Nino dapat mempengaruhi persebaran penyakit dan hama tanaman. Petani perlu memperhatikan peningkatan risiko serangan penyakit dan hama selama periode El Nino. Langkah-langkah pengendalian yang tepat, seperti penggunaan pestisida yang efektif dan penerapan praktik pertanian yang baik, dapat membantu mengurangi kerugian yang disebabkan oleh serangan tersebut.

5. Penggunaan Teknologi dan Informasi: Pemanfaatan teknologi pertanian dan informasi cuaca dapat membantu petani dalam mengatasi dampak El Nino. Misalnya, penggunaan sensor tanah untuk mengukur kelembaban tanah, penggunaan aplikasi cuaca untuk memantau perubahan cuaca, atau memanfaatkan sistem peringatan dini dapat membantu petani mengambil langkah-langkah yang tepat dalam menghadapi El Nino.

6. Dukungan Pemerintah dan Lembaga Terkait: Penting bagi pemerintah dan lembaga terkait untuk memberikan dukungan kepada petani dalam menghadapi dampak El Nino. Ini dapat meliputi penyediaan informasi, bantuan keuangan, pelatihan, atau bantuan teknis dalam pengelolaan pertanian yang berkelanjutan.


Dengan mengambil langkah-langkah tersebut, petani dapat meningkatkan ketahanan mereka terhadap dampak El Nino dan menjaga produktivitas sektor pertanian. Penting untuk melakukan perencanaan yang baik dan beradaptasi dengan perubahan iklim guna menjaga keberlanjutan dan ketahanan pangan. 

Dari berbagai sumber dan sumber utama Kementrian Pertanian (Devied Apriyanto Sofyan PMHP Muda Direktorat Serealia)


Disusun Oleh . Tomiri (Penyuluh Pertanian)

Selasa, 13 Juni 2023

Kadis DKPP Rohil Apresiasi Peserta Penas asal Rohil, Bawa Pulang Ilmu yang Banyak Untuk Negeri Seribu Kubah

Padang. 14 Juni 2023. Akhir sesi rangkaian kegiatan Penas XVI Padang tahun 2023, kontingen sudah bersiap menuju darah asal, termasuk Kontingen dari kabupaten Rokan Hilir, setelah mengikuti rangkaian kegiatan yang tersaji di even Penas sudah banyak diikuti, dan pastilah banyak pengalaman yang perlu di implementasikan sesuai potensi wilayah Rokan Hilir, 
Kadis DKPP Rokan Hilir Aldi Karim memberikan apresiasi kepada seluruh peserta asal Rohil atas partisipasi mengikuti rangkaian kegiatan di Penas, dan sudah banyak unjuk keaktifan dengan cermat mengikuti teknologi yang tersaji disana, 
Serba serbi dalam Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan Indonesia ke XVI di Sumatera Barat. Disini kita menambah wawasan, mengasah kemampuan, serta saling alih teknologi pertanian. Ada temu wicara, temu karya, green house berteknologi tinggi, pertanian digital, smart farming, teknik olah biosaka, pemuliaan genetik peternakan perikanan, pengolahan sumber pakan, budidaya penyilangan benih sawit dan pengolahan terpadu, program petani milenial, aneka lomba pameran, mekanikal pertanian modern, dan beragam hal baru lainnya. Kita harus mampu bersaing dengan dinamika pengetahuan pertanian. Mengejar segala ketertinggalan dan menyajikan solusi pertanian berkelanjutan. Tanah kita yang subur bisa menyokong itu semua tapi sumber daya kita yang kurang membuat itu kurang sempurna. 
Harapan Kadis Aldi, Mari bersama kita satukan semangat dan menguatkan kemauan untuk daerah kita negeri seribu kubah sebagai penyangga penghasil dan pengolahan pertanian dengan menembus segala keterbatasan. Selamat datang dan kembali peserta PENAS XVI Sumatera Barat 2023 sebagai agen perubahan dan harapan negeri dimasa depan.
Sumber . Tomiri

Sabtu, 10 Juni 2023

Kadis DKPP Rokan Hilir ikuti Penas XVI di Padang Sumatra Barat

PADANG, Info Pak Tani Rokan Hilir   10 Juni 2023 - Kepala Dinas DKPP Rokan Hilir,  Aldi Karim Hadiri Pekan Nasional Tani Nelayan (Penas) XVI Tahun 2023 di lapangan Lanud Sultan Syahril Padang Sumatera Barat, Sabtu (10/06/2023).
Penas XVI Tahun 2023 di Padang resmi dibuka oleh Menteri Pertanian, Sarul Yasin Limpo,  

Kegiatan tersebut juga diisi dengan kegiatan para petani dan nelayan, seperti pameran pembangunan pertanian, Expo Aquaculture, Expo Agroforestry, Expo Peternakan, Temu Teknologi, Temu Agribisnis dan beberapa kegiatan lainnya. 
Penas  ke XVI kali ini dihadiri sebanyak 57.000 peserta seluruh Indonesia, kemudian juga dihadiri kepala daerah serta pejabat lainnya dari masing-masing provinsi dan kabupaten/kota.  
Kabupaten Rokan hilir  mengirimkan sebanyak 45 orang yang terdiri dari Peserta Utama, Peninjau  dan pendamping. Para peserta Penas tersebut nantinya akan mengikuti berbagai kegiatan selama enam hari  terhitung  hari ini 10 hingga 15 Juni 2023 mendatang.

Pada kesempatan itu, Sahrul Yasin Limpo mengatakan, acara ini memang acara yang ditunggu, Karen acara ini acara kerinduan, melepas rindu para petani nelayan, menggali informasi teknologi pertanian.
SYL menyampaikan, waktu masih kecil dirinya selalu diingatkan bahwa kalau tidak ada petani dan nelayan masyarakat harus makan apa setiap harinya. "Kalau tidak ada petani kita mau makan apa, kalau tidak ada nelayan kita mau makan ikan apa," tuturnya.
Kesempatan yang sama, Kepala dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian DKPP Rokan hIlir, Aldi Karim, sangat bersyukur karena dapat mengutuskan petani dan nelayan andalan Rokan Hilir mengikuti rangkaian acara Penas tersebut, bahkan Dia sendiri menjadi peserta yang aktif mengikuti Penas ini, 
“Alhamdulillah, saya bisa hadir di Acara Penas ini, sangat banyak informasi, teknologi, dan transformasi pertanian yang tersajikan di agenda Penas ini. Kita akan maksimalkan peserta untuk memperoleh informasi disini, dan kami juga sangat mendukung kepada petani millenial Rokan Hilir dapat mengimplementasikan ilmu yang didapati, Karena peserta yang kita kirim terbatas, harapan nya kedepan lebih banyak lagi kitab kirim  duta petani KTNA ini di even yang sama, Mudah-mudahan kehadiran kita bersama, serta anggota Kelompok Tani Nelayan dapat menyerap ide dan teknologi sehingga bisa diaplikasikan pada pertanian di Rokan Hilir
Sumber dan Dok : TOMIRI