Rabu, 31 Januari 2024

Sikapi Perubahan Iklim, Dirjen PPI KLHK Tajakan Rapat koordinasi Teknis Pengendalian Perubahan iklim,

Sumatra Selatan, Selasa (30/1/2024) Pentingnya Pengendalian dampak perubahan Iklim, Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melaksanakan Rapat koordinasi Teknis Pengendalian Perubahan iklim, diselenggarakan di santika Premiere Hotel Palembang. 
Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Laksmi Dewanthi menyampaikan materi  pada Rakornis  tersebut mengangkat tema Peran Pemerintah Daerah dalam Mendukung Pencapaian Target Nationally Determined Contributions (NDC) Melalui Aksi Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim di Tingkat Tapak. Tujuan nya dapat lebih memperkuat kolaborasi dan singkronisasi Pemerintah, Masyarakat, Akademisi dan Swasta dalam implementasi aksi iklim di tingkat tapak khususnya di Pulau Sumatera. 
Salah satu narasumber rapat tersebut adalah Alkahfi Sutikno,M.Pd ketua KTNA Kabupaten Rokan Hilir Riau sebagai Praktisi ProKlim di Riau. Alkahfi Sutikno memberikan jurus jitu capaian 20.000 ProKlim di tingkat tapak. Intinya untuk mencapai target 20.000 ProKlim di Indonesia perlu adanya Kolaborasi antar Lembaga juga komunitas. Kemudian perlu juga adanya zonasi wilayah untuk penilaian rekam jejak aksi yang dilakukan oleh masyarakat. Jelas Alkahfi. 

Kamis, 11 Januari 2024

Lurah Bantaian Hilir Tanam Padi Serentak

Batu Hampar, 12 Januari 2024.  Kelurahan Bantaian Hilir terletak di Kecamatan Batu Hampar Kabupaten Rokan Hilir memiliki Luas Lahan Usaha Bidang Pertanian Tanaman pangan 125 Hektar, Indeks Pertanaman (IP) 200 Komoditi Tanaman Padi Sawah Tadah Hujan, dan hamparan Bidang Hortikultura seluar 30 Hektar terdiri dari komoditi Cabe, Melon, Semangka dan Kacang Panjang. 

Memasuki musim tanam Oktober Maret (Okmar) atau disebut musim nyadon/Gadu. Lurah Bantaian Hilir bersama Upika Batu Hampar gelar tanam Padi serentak. Kegiatan ini di inisisasi oleh Lurah dan Penyuluh Pertanian. Guna memberikan edukasi ke petani bahwa pentingnya kekompakan dalam memulai usaha tani, jelas Ade Mahyuni. M.Pd Lurah Bantaian Hilir, Memulai usaha tani khususnya tanaman padi agar bisa berhasil secara bersama sama kuncinya adalah kekompakan. Jika kompak pastilah hama dan penyakit tanaman bisa diatasi secara bersama. Kemudian pengelolaan Pertanian bisa digelar secara kompak dan gotong royong, kami akan selalu berkoordinasi dengan pemerintahan Kabupaten maupun provinsi untuk sama sama membangun sumber daya Pertanian di Kelurahan Bantaian Hilir ini tutup Ade. 
Penyuluh Pertanian Lapangan, Sudirman. Amd. Memberikan apresiasi dan dukungan kepada Lurah dan Petani, dengan kebersamaan mengelar penanaman padi tentu terobosan yang perlu dipertahankan. Penanaman padi juga harus di singkronkan dengan prakiraan cuaca yang bisa diproleh dari BMKG atau pengalaman petani. Agar pengelolaan pemanfaatan Sumber Daya Air bisa disesuaikan. Tentunya kami penyuluh Pertanian akan mendampingi petani bagaimana menerapkan teknologi, imbuhnya.