Selasa, 07 Maret 2023

Ecoenzym digalakan di lingkungan Sekolah Adiwiyata SMPN 1 Sinaboi Satu Atap


Sinaboi, 07 Maret 2023.  Sekolah SMP Negeri 1 Sinaboi Satu Atap  Kabupaten Rokan Hilir taja melaksanakan berbagai kegiatan upaya peningkatan kapasitas Warga Belajar terutama pada kader Sekolah Adhiwiyata, majelis guru dan siswa didik.
Kegiatan ini guna meningkatkan inovasi diberbagai bidang, salah satunya pelatihan Pembuatan Eco enzym dari bahan limbah sayur dan buah.
Kepala Sekolah SMPN 1 Sinaboi Satu Atap Supiani. M.Pd, menjelaskan, materi  pelatihan Pembuatan ecoenzym ini berdasarkan akan kaya manfaat di sektor kehidupan sehari hari, dengan mengaplikasikan ecoenzym di kehidupan sehari hari dapat membantu meringankan pengeluaran, seperti pemanfaatan ecoenzym sebagai pencuci piring, bahan untuk pembersihan lantai, kamar mandi, serta sebagai antiseptik, manfaat juga untuk pewangi dan bahkan menggantikan skincare. Bahan digunakan bersumber dari sisa sisa sampah organik kegiatan rumah tangga,
Dalam rangkaian pelatihan pembuatan ecoenzym ini diisi oleh narasumber aktifis pertanian dan lingkungan yaitu Alkahfi Sutikno. M.Pd Penyuluh pertanian swadaya,  Peserta dihadiri sebanyak 50  yang terdiri dari Kader Sekolah Adiwiyata, Siswa Guru dan warga belajar.
Alkahfi Sutikno, menjelaskan setidaknya ada beberapa manfaat yang dihasilkan dari ecoenzym ini antaranya ,Pembersih alat dapur, pembersih kamarmandi dan klosed, Pencuci Piring, pengganti odol, membersihkan buah dan sayur, pencuci rambut, sabun tangan, air kondisoner, detox, pembersih dan pembening air, dan masih bnayak manfaat lainya, 
Pembuatan Ecoenzym pun sangat mudah dan sederhana, dengan formulasi Bahan 1:3:10. Atau dengan 1 bagian Gula Merah, 3 Bagian Sampah organik dari sayur dan buah, dan 10 bagian air bersih. Untuk bahan sampah organiknya sebaiknya beragam seperti Campuran, kulit mangga, Nenas, Kueni, Jeruk, dan kulit bawang,, atau bahan bahan lainya yang menjadi sisa sampah rumah tangga yang belum terolah lanjut, dalam waktu 3 bulan sudah bisa panen ecoenzym. Pemanfaatan Ecoenzym dibidang pertanian sangat banyak, diataranya
1. Ecoenzym sebagai dekompeloser untuk pembuatan pupuk organik cair maupun padat, sebagai pengganti EM4 atau sejenisnya. Karna kaya akan mikroorganisme yang sangat menguntungkan bagi pengomposan.
2. Sebagai pupuk organik tanaman dan penyubur tanah,
3, sebagai pestisida nabati, sewprti mengusir hama kutu kutuan, mengusir tikus Mengusir serangga,
4, sebagai perangsang tumbuh, bahan yang digunakan adalah fermentasi bawang merah, touge, dan bawang putih, 
Itulah beberapa manfaat bagi Sektor pertanian.





Nama kegiatan:  Pelatihan Pengelolaan Sampah
Tujuan: Pemberdayaan Pengolahan Sampah Organik ramah lingkungan dan kaya manfaat
Inovasi/teknologi : Pembuatan Ecoenzym dari Sampah Sayur dan Buah
Jenis tanaman : Larutan Ecoenzym
Varietas: 
Hasil/produktivitas : 
Pelaksana : SMPN 1 Sinaboi Satu atap
Kepsek : Supiani
Kecamatan: Sinaboi
Resume kegiatan : 
Statement penyuluh: Pemanfaatan Ecoenzym di sektor pertanian 
Statement peserta :praktik pembuatan Ecoenzym terlaksana dan akan dikembangkan setelah pelatihan ini,

Pembuatan Pupuk Organik menjadi Materi Pelatihan Pengolahan Sampah di SMPN1 Sinaboi

Sinaboi, 07 Maret 2023. Pemanfaatan limbah organik menjadi pupuk  kunci keberhasilan pertanian berkelanjutan, dewasa ini pupuk anorganik sangat sulit dan mahal. Penggunaan pupuk an organik secara masif perlahan dapat merusak ekologi tanah.
Untuk itu perlunya edukasi kepada masarakat secara luas penggunaan pupuk organik baik pupuk cair maupun pupuk padat, 
Penyuluh Pertanian Lapangan, Tomiri menjadi Narasumber Pembuatan Pupuk Organik pada pelatihan Pemanfaatan Sampah di SMP Negeri 1 Sinaboi Satu Atap yang ditaja tanggal 7 Maret 2023, 
Tomiri menjelaskan bahwa Pemanfaatan bahan organik yang tersedia di lingkungan kita sebenarnya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan hara tanaman, asal saja kita mau mengolah bahan organik tersebut menjadi pupuk,  pembuatan pupuk organik dibagi menjadi dua yaitu pupuk organik padat dan pupuk organik cair tergantung tersedianya bahan tersebut, 
Bahan pembuatan pupuk organik berasal dari fermentasi mahluk hidup, seperti tumbuhan dan kotoran hewan,
Untuk pembuatan Pupuk Organik sebaiknya menggunakan biang atau yang sering disebut bakteri fermentasi seperti EM4, M21 atau pun bakteri yang banyak dipasarkan ditoko Saprodi, jika tidak ada bisa kita ganti dengan mikro organisme lokal atau MOL, 
Tentunya penggunaan Pupuk organik secara kontinyu dapat memperbaiki sifat Fisika, Biologi dan Kimia tanah dan memperkaya mikroorganisme pada tanah.
Kepala Sekolah SMP Negeri Satu Sinaboi satu atap, Supiani. M.Pd, pelatihan ini sengaja dilaksanakan untuk siswa dan guru, agar dapat memanfaatkan sampah menjadi lebih bermanfaat seperti pembuatan pupuk organik atau pun ecoenzym. Sasaran kita adalah Pelajar dan guru untuk memaksimalkan pengelolaan sampah di Lingkungan sekolah maupun lingkungan rumah tangga Warga Belajar.

Senin, 06 Maret 2023

SMPN 1 Sinaboi Satu Atap Tajakan Pelatihan Pengelolaan Sampah


Sinaboi, 07 Maret 2023, Meningkatkan kreatifitas Siswa dan Guru bidang pengelolaan lingkungan menjadi prioritas sekolah yang berwawasan Adiwiyata, dengan peningkatan sumber daya manusia perlu adanya pelatihan khusus dalam mengelola sampah serta pembentukan Bank Sampah untuk pengelolaan sampah yang berkelanjutan, 
Sekolah SMP Negeri 1 Sinaboi  satu atap Kecamatan Sinaboi Kabupaten Rokan Hilir taja melaksanakan pelatihan Pengelolaan Sampah, dalam hal ini ada 3 pokok materi utama yang disajikan Narasumber, yaitu Pembuatan Eco Enzim, Pembuatan Pupuk organik dan Pengelolaan Sampah anorganik menjadi Kerajinan, yang semua ini di simpulkan menjadi Pengolahan sampah menjadi Berkah dan bernilai ekonomis, 
Kepala Sekolah SMPN 1 Sinaboi Satu atap, Supiani. M.Pd, menjelaskan Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan Kemampuan Siswa dan Para guru untuk pengelolaan sampah menjadi lebih bermanfaat bagi kehidupan sehari hari, dapat menerapkan baik dilingkungan sekolah atau di rumah tangga masing masing warga sekolah, dan kita juga jadikan sekolah ini menjadi sekolah yang berwawasan lingkungan atau Sekolah Adiwiyata, tiga pokok materi ini akan kita sajikan kepada peserta pelatihan oleh narasumber yang sudah sangat berpengalaman, selain itu kita akan bentuk bank Sampah disekolah ini, agar memberikan edukasi kepada siswa dan warga belajar bahwa pentingnya pengelolaan sampah secara partisipatif.
Narasumber Pelatihan Alhakfi Sutikno. M.Pd, hal yang sangat penting adalah kita perlu kepedulian terhadap pengelolaan lingkungan, manfaatkan sampah ini menjadi berkah dan rupiah,  sehingga mampu bernilai ekonomi dengan pengelolaan yang lebih terpadu.
Dalam kegiatan pelatihan ini juga dilakukan akad kerjasama atau MOU pengelolaan sampah dengan mitra lain yatu kerjasama SMPN1 Sinaboi Satu atap dengan Bank Sampah barokah Mukti Jaya.

Minggu, 05 Maret 2023

Temu Rutin BPP Bangko, dihadiri BPS Kabupaten Rokan Hilir

Batu hampar, 6 Maret 2023. Peningkatan Sumberdaya Manusia bidang Pertanian, BPP Bangko Kabupaten Rokan Hilir yang membawahi empat kecamatan yaitu Kecamatan Bangko, Kecamatan Sinaboi, Kecamatan Batu Hampar, Kecamatan Pekaitan, taja melaksanakan Pertemuan rutin setiap sebulan sekali, dilaksanakan di Kantor BPP Bangko, setiap pertemuan di muat materi dari berbagai sumber, salah satunya Dari Badan Pusat Statistik (BPS) dalam hal ini BPS Kabupaten Rokan Hilir.
Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Rokan Hilir Ir. Rozalinda. ME menjelaskan pentingnya dukungan masarakat dan petugas dalam hal mendampingi pendataan statistik yang akan dilaksanakan 10 tahun sekali, tepatnya tahun 2023 di Indonesia digelar secara serentak, data yang diperoleh akan menjadi pusat satu data yang nantinya digunakan untuk kebijakan ataupun kepentingan pembangunan lainya. Terkhusus lagi untuk menentukan arah pembangunan pertanian. Ada
tujuh  subsektor sensus pertanian yang dilaksanakan oleh BPS kabupaten Rokan Hilir  tahun 2023 ini, yakni, Sensus Pertanian Tanaman pangan, Tanaman Hortikultura, Perkebunan, Perikanan, Peternakan, dan Kehutanan, Serta jasa Pertanian. Sesuai dengan Tema Sensus pertanian tahun 2023 ini adalah, mencatat Pertanian Indonesia untuk kedaulatan pangan dan kesejahteraan masarakat. 
dok. Tomiri


Peran Penyuluh Pertanian sangat di butuhkan dalam hal memperoleh data yang akurat dari sumber lansung dalam hal ini rumah tangga Petani, BPS bertujuan untuk mensejahterakan Masarakat melalui data, Penyuluh Mensejahterakan melalui pendampingan kebijakan sektor pertanian maka dari itu perlu sinergitas dalam mensukseskan Sensus pertanian tahun 2023 ini.