Selasa, 27 Juni 2023

DLH Rokan Hilir Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Kurangi Sampah Plastik.

gambar. Tomiri

Bagansiapiapi. 26 Jun 2023. 
lingkungan hidup merupakan tempat tinggal semua makhluk hidup yang terdapat di muka bumi termasuk manusia hewan dan tumbuh-tumbuhan.
Lingkungan hidup sangat penting bagi keberlangsungan makhluk hidup, jika lingkungan hidup tidak ada maka manusia hewan dan tumbuh-tumbuhan tidak dapat bertahan hidup. Saat ini jika kita lihat kerusakan lingkungan ada di mana-mana, banyak manusia dengan sengaja menebang pohon untuk keperluan pribadi tanpa mementingkan kehidupan lain sehingga dapat merusak ekosistem. Selain itu aktivitas manusia juga mengakibatkan produksi sampah yang meningkat terutama sampah plastik, hal ini juga andil dalam kerusakan lingkungan atau ekosistem. Jika hal-hal di atas tidak dimitigasi sejak dini ke depan lingkungan akan semakin parah.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hilir mentajakan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Dunia yang ditetapkan setiap tanggal 5 Juni, dan terselenggara tanggal 26 Juni 2023 di Taman Hutan kota Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir,
Kepala Dinas DLH, Suandi. S.Sos, mengatakan, Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia kita gelar sebagai bentuk upaya pengendalian dampak lingkungan di kabupaten Rokan Hilir ini, kami mengajak seluruh elemen untuk berpartisipasi dalam mengurangi penggunaan Plastik, baik dari kemasan makanan, Ataupun peruntukan lainya. Karena Plastik sangat berbahaya dan juga tidak bisa terurai bila terkubur di tanah, banyak caranya menanggulanginya sampah plastik, mulai dari pengurangan, Pendaur ulang dan bisa juga di pakai ulang, sesuai konsep 3R. 
Penggiat Lingkungan Dan Proklim Kabupaten Rokan Hilir Alkahfi Sutikno.M.Pd. juga menambahkan Perlunya Sosialisasi Pengurangan sampah ke dunia pendidikan Kemudian di sosialisasikan Melalui program gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah atau GPBLHS/Adiwiyata warga sekolah akan teredukasi dalam menata dan menjaga lingkungan hidup yang sebenarnya. Semua tata cara pengelolaan lingkungan hidup di sekolah di kolaborasi dengan pelajaran dan semua ini ada di sekolah adiwiyata. Ikut program GPBLHS/Adiwiyata bukan hanya menginginkan reward (trophy sertifikat dan hadiah) tetapi yang terpenting adalah mengedukasi warga sekolah dalam pengelolaan lingkungan hidup baik di sekolah maupun di luar sekolah. Program Adiwiyata ini telah diakui dunia sangat bagus untuk mengkader peserta didik menjadi manusia yang paham dalam lingkungan.

Penulis. Tomiri (Penyuluh Pertanian)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar