Tampilkan postingan dengan label DKPP Rohil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DKPP Rohil. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 Juli 2023

Bentayan baru Punya Peternak Jangkrik, Untuk Pakan Ternak Burung dan Hobi Ikan Hias

Sumber Foto. Tomiri

Bentayan Baru, 17 Juli 2023. Ternak jangkrik adalah proses perkembangbiakan jangkrik (Gryllus Sp.) dalam jumlah yang banyak untuk tujuan bisnis pakan hewan peliharaan seperti burung, ikan, dan reptil. Ternak jangkrik juga dapat dilakukan dalam skala kecil, biasanya sebagai hobi atau dijadikan hewan aduan. Meskipun terdapat lebih dari 1000 spesies jangkrik yang hidup di daerah tropis dan 100 di antaranya ada di Indonesia, hanya beberapa spesies yang banyak dipelihara untuk ternak jangkrik komersial, seperti Gryllus mitratus dan Gryllus testaclus.[1] Jangkrik sendiri adalah hewan herbivora, dimana serangga ini memakan daun-daunan muda seperti rerumputan dan untuk di lingkungan perternakannya bisa diberikan pakan sayuran hijau yang banyak mengandung air seperti sawi, bayam, selada, mentimun dan daun pepaya.[2] (Sumber Wikipedia)
Di Desa Bentayan baru Kecamatan Batu Hampar terdapat peternak jangkrik yang usaha ini merupakan salah satu pendongkrak ekonomi keluarga, yaitu Bapak Taufik, SH. Usaha jangkrik ini sudah sejak dua tahun digeluti, dan hasilnya cukup memuaskan, pangsa pasar sangat bagus, bahkan sering kekurangan untuk mencukupi kebutuhan konsumen, Taufik menjelaskan, Budidaya Jangkrik ini semakin diminati pelanggan, dari kalangan penghobi burung, penangkar burung, untuk pakan ikan, dan bahkan untuk umpan pancing, hingga kebutuhan produksi jangkrik kami kekurangan dari permintaan apsar, untuk itu kami juga memasarkan dari Pekanbaru, untuk memenuhi permintaan pasar lokal. 
Saat ini sudah ada 34 kotak budidaya jangkrik untuk pembesaran dan 2 kotak untuk indukan, hingga kedepan kami sudah menyiapkan 50nkotak untuk penambahan kuota jangkrik, supaya nanti bisa memenuhi pasar, dan kami juga melayani peternak lainya untuk penyediaan bibit atau telurnya. Sehingga kami bisa bermitra untuk pengadaan jangkrik dewasa dan bibit jelas Taufik. 
Tomiri, Penyuluh Pertanian lapangan, sangat mengapresiasi usaha ternak jangkrik yang digeluti Bapak Taufik, dengan usahanya itu bisa meningkatkan ekonomi di sekitar wilayah kerjanya itu dengan memenuhi kebutuhan pakan ikan dan ternak, serta penghobi burung dan ikan hias.

Sumber. Taufik. SH
Penulis. Tomiri (Penyuluh Pertanian Lapangan)

Jumat, 14 Juli 2023

Pemda Kabupaten Rokan Hilir dalam waktu dekat MoU dengan Bank Indonesia Riau bidang Pertanian Berbasis Digital

Sumber Foto. Alkahfi

Rokan Hilir, 14 Juli 2023, Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hilir melalui Dinas Ketahanana Pangan dan Pertanian Kab Rokan Hilir dengan Bank Indonesia Riau dalam waktu dekat akan melakukan Penandatanganan _Memorandum Of Understanding (MoU)_ bidang Pertanian. 
Dukungan BI Riau di bidang pertanian dapat memberikan peluang besar untuk meningkatkan Produksi Pertanian di Rokan Hilir khususnya Tanaman Pangan dan Hortikultura. Plt Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Kab Rokan Hilir Aldi Karim S.IP didampingi Wakil Ketua PPPSI Riau, Alkahfi Sutikno. M.Pd. mendatangi Bank Indonesia Riau di Pekanbaru dalam rangka membicarakan beberapa hal tentang pertanian ke depan. Plt Kadis DKPP Rohil Aldi Karim, menyampaikan program pertanian ke depan kepada pihak Bank Indonesia seperti Pembangunan Taman Edukasi Pertanian yang akan berfungsi sebagai laboratorium lapangan petani dan pusat pendidikan petani dan petani milenial, potensi pertanian di Kabupaten Rokan Hilir. Hal tersebut disambut baik oleh pihak BI, dalam waktu dekat pihak Bank Indonesia Riau akan membangun stasiun _digital farming_ di Desa Mukti Jaya Kecamatan Rimba Melintang sebagai cluster padi di Kab Rokan Hilir. Alat digital farming yang dalam waktu dekat akan dibangun dapat memberikan informasi tentang Cuaca, PH tanah, PH air, Hama dan penyakit yg bakal menyerang, rekomendasi pemupukan saat musim berjalan, dan aspek pendukung Informatika Pertanian lainya.  Semua informasi itu tentunya disajikan secara digital. Hadirnya digital farming ini akan menambah efektif dan efisiensi dalam kegiatan pertanian dan meningkatkan produktivitas.
Selain itu dapat memotivasi petani milenial untuk terjun ke dunia pertanian dengan metode kekinian. Termotivasi nya  insan tani milenial ke dunia pertanian modern akan mendukung keberlanjutan pertanian ke depan. 
Hal ini semua akan berjalan dengan baik apabila semua pihak ikut mendukung.
Ketahanan dan kedaulatan pangan suatu daerah tentunya apabila sektor pertanian diprioritaskan.

Sumber. Alkahfi Sutikno. M.Pd (Wakil P3SI Riau)
Penulis. Tomiri (Penyuluh Pertanian)