Kamis, 11 Mei 2023

Toko Tani Indonesia Solusi Harga Pangan


Rimba Melintang, 11 Mei 2023. 

Toko Tani Indonesia adalah salah satu usaha pemerintah memotong rantai Pasar pasok pangan. Dengan rantai pasokan yang makin pendek, diharapkan harga barang juga akan turun.

Dari produsen pangan Lansung ke konsumen merupakan jenjang pasar yang sangat pendek, sehingga cos pengeluaran rantai pasar bisa di pangkas hingga 30%. Contoh rantainpasar yang pendek, dari Petani - Pengolahan Hasil - Toko - Konsumen. 

Sistem ini harga pangan menjadi murah dan produsen dapat tetap memperoleh keuntungan yang wajar. Program ini merupakan langkah pemerintah dalam memberikan pelayanan harga yang lebih murah dan tersedia di pasar, yang semua dikelola secara swadaya oleh pihak petani dan pasar. 

Kabupaten Rokan Hilir merupakan daerah yang memiliki Sentra Produksi pangan seluas 12.900 Hektar lahan padi (DKPP Rohil), dengan produktifitas 3.4 ton perhektar, dan ditanami sebanyak 2 kali dalam setahun. Tentunya memiliki potensi penyedia beras di Provinsi Riau, 

Berbanding balik dengan harga beras yang cukup tinggi di sentra tersebut, dari 13.000  hingga 14.500. (Sumber Info Harga. Toko Icha Tanah Merah). Tentunya harga itu dapat memberatkan konsumen berpendapatan menengah kebawah, 


Untuk mengatasi persoalan diatas maka Pola Penumbuhan Toko Tani adalah langkah kongkrit, dengan memfasilitasi pertumbuhan Toko Tani Indonesia (TTI) disetiap daerah rawan pangan, dapat membantu stabilitas harga Pangan khususnya beras. 

Penumbuhan TTI bisa di lakukan secara swadaya Petani dengan Pasar, bisa juga difasilitasi Swasta atau pemerintah, dengan memberikan pelayanan, dan membantu penekanan biaya produksi ke petani, dan biaya pasca panen, sehingga Produksi pangan berupa beras bisa di tekan. Selain itu kerja sam apetani dan pasar dapat dipangkar, sehingga biaya transportasi dan cos lainya bisa dikurangi. 

Contoh kegiatan yang dapat dibantu pemerintah atau swasta kepada petani, memfasilitasi mobiler, Kemasan, dan kemitraan lainya.

Wakil KTNA Kab Rokan Hilir, Alkhafi Sutikno. M.Pd,  menanggapi hal ini sangat baik, kami sebagai wadah perkumpulan petani sangat mendukung adanya Toko Tani Indonesia. Hadirnya TTI ditengah tengah masyarakat petani sangat menguntungkan, sebab petani tidak lagi melalui rantai penjualan yang panjang dan tidak menguntungkan petani tapi justru menguntungkan tengkulak. Lagi pula barang yg dijual di TTI tentu akan lebih segar dari pada di toko lain. Hadirnya TTI di Kab Rokan Hilir pihak KTNA Rohil terus mensosialisasikan ke petani.

Penulis. Tomiri

Selasa, 07 Maret 2023

Ecoenzym digalakan di lingkungan Sekolah Adiwiyata SMPN 1 Sinaboi Satu Atap


Sinaboi, 07 Maret 2023.  Sekolah SMP Negeri 1 Sinaboi Satu Atap  Kabupaten Rokan Hilir taja melaksanakan berbagai kegiatan upaya peningkatan kapasitas Warga Belajar terutama pada kader Sekolah Adhiwiyata, majelis guru dan siswa didik.
Kegiatan ini guna meningkatkan inovasi diberbagai bidang, salah satunya pelatihan Pembuatan Eco enzym dari bahan limbah sayur dan buah.
Kepala Sekolah SMPN 1 Sinaboi Satu Atap Supiani. M.Pd, menjelaskan, materi  pelatihan Pembuatan ecoenzym ini berdasarkan akan kaya manfaat di sektor kehidupan sehari hari, dengan mengaplikasikan ecoenzym di kehidupan sehari hari dapat membantu meringankan pengeluaran, seperti pemanfaatan ecoenzym sebagai pencuci piring, bahan untuk pembersihan lantai, kamar mandi, serta sebagai antiseptik, manfaat juga untuk pewangi dan bahkan menggantikan skincare. Bahan digunakan bersumber dari sisa sisa sampah organik kegiatan rumah tangga,
Dalam rangkaian pelatihan pembuatan ecoenzym ini diisi oleh narasumber aktifis pertanian dan lingkungan yaitu Alkahfi Sutikno. M.Pd Penyuluh pertanian swadaya,  Peserta dihadiri sebanyak 50  yang terdiri dari Kader Sekolah Adiwiyata, Siswa Guru dan warga belajar.
Alkahfi Sutikno, menjelaskan setidaknya ada beberapa manfaat yang dihasilkan dari ecoenzym ini antaranya ,Pembersih alat dapur, pembersih kamarmandi dan klosed, Pencuci Piring, pengganti odol, membersihkan buah dan sayur, pencuci rambut, sabun tangan, air kondisoner, detox, pembersih dan pembening air, dan masih bnayak manfaat lainya, 
Pembuatan Ecoenzym pun sangat mudah dan sederhana, dengan formulasi Bahan 1:3:10. Atau dengan 1 bagian Gula Merah, 3 Bagian Sampah organik dari sayur dan buah, dan 10 bagian air bersih. Untuk bahan sampah organiknya sebaiknya beragam seperti Campuran, kulit mangga, Nenas, Kueni, Jeruk, dan kulit bawang,, atau bahan bahan lainya yang menjadi sisa sampah rumah tangga yang belum terolah lanjut, dalam waktu 3 bulan sudah bisa panen ecoenzym. Pemanfaatan Ecoenzym dibidang pertanian sangat banyak, diataranya
1. Ecoenzym sebagai dekompeloser untuk pembuatan pupuk organik cair maupun padat, sebagai pengganti EM4 atau sejenisnya. Karna kaya akan mikroorganisme yang sangat menguntungkan bagi pengomposan.
2. Sebagai pupuk organik tanaman dan penyubur tanah,
3, sebagai pestisida nabati, sewprti mengusir hama kutu kutuan, mengusir tikus Mengusir serangga,
4, sebagai perangsang tumbuh, bahan yang digunakan adalah fermentasi bawang merah, touge, dan bawang putih, 
Itulah beberapa manfaat bagi Sektor pertanian.





Nama kegiatan:  Pelatihan Pengelolaan Sampah
Tujuan: Pemberdayaan Pengolahan Sampah Organik ramah lingkungan dan kaya manfaat
Inovasi/teknologi : Pembuatan Ecoenzym dari Sampah Sayur dan Buah
Jenis tanaman : Larutan Ecoenzym
Varietas: 
Hasil/produktivitas : 
Pelaksana : SMPN 1 Sinaboi Satu atap
Kepsek : Supiani
Kecamatan: Sinaboi
Resume kegiatan : 
Statement penyuluh: Pemanfaatan Ecoenzym di sektor pertanian 
Statement peserta :praktik pembuatan Ecoenzym terlaksana dan akan dikembangkan setelah pelatihan ini,

Pembuatan Pupuk Organik menjadi Materi Pelatihan Pengolahan Sampah di SMPN1 Sinaboi

Sinaboi, 07 Maret 2023. Pemanfaatan limbah organik menjadi pupuk  kunci keberhasilan pertanian berkelanjutan, dewasa ini pupuk anorganik sangat sulit dan mahal. Penggunaan pupuk an organik secara masif perlahan dapat merusak ekologi tanah.
Untuk itu perlunya edukasi kepada masarakat secara luas penggunaan pupuk organik baik pupuk cair maupun pupuk padat, 
Penyuluh Pertanian Lapangan, Tomiri menjadi Narasumber Pembuatan Pupuk Organik pada pelatihan Pemanfaatan Sampah di SMP Negeri 1 Sinaboi Satu Atap yang ditaja tanggal 7 Maret 2023, 
Tomiri menjelaskan bahwa Pemanfaatan bahan organik yang tersedia di lingkungan kita sebenarnya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan hara tanaman, asal saja kita mau mengolah bahan organik tersebut menjadi pupuk,  pembuatan pupuk organik dibagi menjadi dua yaitu pupuk organik padat dan pupuk organik cair tergantung tersedianya bahan tersebut, 
Bahan pembuatan pupuk organik berasal dari fermentasi mahluk hidup, seperti tumbuhan dan kotoran hewan,
Untuk pembuatan Pupuk Organik sebaiknya menggunakan biang atau yang sering disebut bakteri fermentasi seperti EM4, M21 atau pun bakteri yang banyak dipasarkan ditoko Saprodi, jika tidak ada bisa kita ganti dengan mikro organisme lokal atau MOL, 
Tentunya penggunaan Pupuk organik secara kontinyu dapat memperbaiki sifat Fisika, Biologi dan Kimia tanah dan memperkaya mikroorganisme pada tanah.
Kepala Sekolah SMP Negeri Satu Sinaboi satu atap, Supiani. M.Pd, pelatihan ini sengaja dilaksanakan untuk siswa dan guru, agar dapat memanfaatkan sampah menjadi lebih bermanfaat seperti pembuatan pupuk organik atau pun ecoenzym. Sasaran kita adalah Pelajar dan guru untuk memaksimalkan pengelolaan sampah di Lingkungan sekolah maupun lingkungan rumah tangga Warga Belajar.

Senin, 06 Maret 2023

SMPN 1 Sinaboi Satu Atap Tajakan Pelatihan Pengelolaan Sampah


Sinaboi, 07 Maret 2023, Meningkatkan kreatifitas Siswa dan Guru bidang pengelolaan lingkungan menjadi prioritas sekolah yang berwawasan Adiwiyata, dengan peningkatan sumber daya manusia perlu adanya pelatihan khusus dalam mengelola sampah serta pembentukan Bank Sampah untuk pengelolaan sampah yang berkelanjutan, 
Sekolah SMP Negeri 1 Sinaboi  satu atap Kecamatan Sinaboi Kabupaten Rokan Hilir taja melaksanakan pelatihan Pengelolaan Sampah, dalam hal ini ada 3 pokok materi utama yang disajikan Narasumber, yaitu Pembuatan Eco Enzim, Pembuatan Pupuk organik dan Pengelolaan Sampah anorganik menjadi Kerajinan, yang semua ini di simpulkan menjadi Pengolahan sampah menjadi Berkah dan bernilai ekonomis, 
Kepala Sekolah SMPN 1 Sinaboi Satu atap, Supiani. M.Pd, menjelaskan Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan Kemampuan Siswa dan Para guru untuk pengelolaan sampah menjadi lebih bermanfaat bagi kehidupan sehari hari, dapat menerapkan baik dilingkungan sekolah atau di rumah tangga masing masing warga sekolah, dan kita juga jadikan sekolah ini menjadi sekolah yang berwawasan lingkungan atau Sekolah Adiwiyata, tiga pokok materi ini akan kita sajikan kepada peserta pelatihan oleh narasumber yang sudah sangat berpengalaman, selain itu kita akan bentuk bank Sampah disekolah ini, agar memberikan edukasi kepada siswa dan warga belajar bahwa pentingnya pengelolaan sampah secara partisipatif.
Narasumber Pelatihan Alhakfi Sutikno. M.Pd, hal yang sangat penting adalah kita perlu kepedulian terhadap pengelolaan lingkungan, manfaatkan sampah ini menjadi berkah dan rupiah,  sehingga mampu bernilai ekonomi dengan pengelolaan yang lebih terpadu.
Dalam kegiatan pelatihan ini juga dilakukan akad kerjasama atau MOU pengelolaan sampah dengan mitra lain yatu kerjasama SMPN1 Sinaboi Satu atap dengan Bank Sampah barokah Mukti Jaya.

Minggu, 05 Maret 2023

Temu Rutin BPP Bangko, dihadiri BPS Kabupaten Rokan Hilir

Batu hampar, 6 Maret 2023. Peningkatan Sumberdaya Manusia bidang Pertanian, BPP Bangko Kabupaten Rokan Hilir yang membawahi empat kecamatan yaitu Kecamatan Bangko, Kecamatan Sinaboi, Kecamatan Batu Hampar, Kecamatan Pekaitan, taja melaksanakan Pertemuan rutin setiap sebulan sekali, dilaksanakan di Kantor BPP Bangko, setiap pertemuan di muat materi dari berbagai sumber, salah satunya Dari Badan Pusat Statistik (BPS) dalam hal ini BPS Kabupaten Rokan Hilir.
Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Rokan Hilir Ir. Rozalinda. ME menjelaskan pentingnya dukungan masarakat dan petugas dalam hal mendampingi pendataan statistik yang akan dilaksanakan 10 tahun sekali, tepatnya tahun 2023 di Indonesia digelar secara serentak, data yang diperoleh akan menjadi pusat satu data yang nantinya digunakan untuk kebijakan ataupun kepentingan pembangunan lainya. Terkhusus lagi untuk menentukan arah pembangunan pertanian. Ada
tujuh  subsektor sensus pertanian yang dilaksanakan oleh BPS kabupaten Rokan Hilir  tahun 2023 ini, yakni, Sensus Pertanian Tanaman pangan, Tanaman Hortikultura, Perkebunan, Perikanan, Peternakan, dan Kehutanan, Serta jasa Pertanian. Sesuai dengan Tema Sensus pertanian tahun 2023 ini adalah, mencatat Pertanian Indonesia untuk kedaulatan pangan dan kesejahteraan masarakat. 
dok. Tomiri


Peran Penyuluh Pertanian sangat di butuhkan dalam hal memperoleh data yang akurat dari sumber lansung dalam hal ini rumah tangga Petani, BPS bertujuan untuk mensejahterakan Masarakat melalui data, Penyuluh Mensejahterakan melalui pendampingan kebijakan sektor pertanian maka dari itu perlu sinergitas dalam mensukseskan Sensus pertanian tahun 2023 ini.

Kamis, 16 Februari 2023

Detik Penemuan Korban Serangan buaya ditemukan Masarakat dan Basarnas, timbul sendiri.


Bentayan baru, 16 Februari 2023.  Korban Mangsa Buaya, yang dialami salah satu Peternakan Desa Bentayan Baru Kecamatan Batu Hampar Kabupaten Rokan Hilir, yang notabene nya sedang mencari Pakan ternak di bantaran Primer SK 7 Bentayan baru, 
Kejadian tersebut sekitar jam 10 Wib tanggal 15 February 2023 dan Korban ditemukan Jam 10.43  keesok hari ya yaitu tanggal 16 Februari 2023.
Kronologis singkatnya. Warga yang usahanya Ternak ini bernama Warno (48) desa Bentayan baru mencari apkan ternak bersama anak dan beberapa rekanya sedang mencari Pakan di pinggiran SK 7 desa Bentayan Baru, seketika saksi anaknya mendengar suara dari arah air seperti hempakan air, dan dilihat hanya ada sisa topi korban, beberapa menit kemudian terlihat seekor buaya timbul dipermukaan sedang menarik korban dan hilang, nak korban sempat pingsan terkejut menyaksikan hal yersebut. Dan dilakukan pencarian hingga malam harinya, namun tidak ditemukan hingga pukul 10.43 pagi, warga dan tim Basarnas melihat korban sudah tidak bernyawa lagi, dan lansung di evapuasi dan di bawa kerumah korban untuk diurus sebagai mana mestinya. Dan lansung di kebumikan pada hari yang sama.

Senin, 30 Januari 2023

PKK Mukti Jaya Agendakan Pelatihan Pembuatan Eco Enzym

Mukti Jaya, 29 Januari 2023
Penggerak PKK Desa Mukti Jaya Kecamatan Rimba Melintang Kabupaten Rokan Hilir taja melaksanakan berbagai kegiatan upaya peningkatan kapasitas masyarakat, terutama pada kader posyandu dan perangkat desa, mulai dari RT, RW, BPkeb, Kaur desa, dan masarakat. 
Kegiatan ini guna meningkatkan inovasi diberbagai bidang, salah satunya pelatihan Pembuatan Eco enzym dari bahan limbah sayur dan buah.

Ketua Tim Penggerak PKK Desa Mukti Jaya Tarminem, menjelaskan, pemilihan kegiatan pelatihan Pembuatan ecoenzym ini berdasarkan akan kaya manfaat di sektor kehidupan sehari hari, dengan mengaplikasikan ecoenzym di kehidupan sehari hari dapat membantu meringankan pengeluaran, seperti pemanfaatan ecoenzym sebagai pencuci piring, bahan untuk pembersihan lantai, kamar mandi, serta sebagai antiseptik, manfaat juga untuk pewangi dan bahkan menggantikan skincare. Saya sudah mencoba dan mengaplikasikan ecoenzym ini di keseharian saya, Itulah mengapa kita lakukan pelatihan ecoenzym ini jelas Tarminem,
Dalam rangkaian pelatihan pembuatan ecoenzym ini diisi oleh dua narasumber aktifis pertanian dan lingkungan yaitu Alkahfi Sutikno. M.Pd Penyuluh pertanian swadaya  dan Tomiri Penyuluh Pertanian. Peserta dihadiri sebanyak 60  yang terdiri dari Kader Posyandu dan Perangkat Desa serta masarakat.
Alkahfi Sutikno, menjelaskan setidaknya ada beberapa manfaat yang dihasilkan dari ecoenzym ini antaranya ,Pembersih alat dapur, pembersih kamarmandi dan klosed, Pencuci Piring, pengganti odol, membersihkan buah dan sayur, pencuci rambut, sabun tangan, air kondisoner, detox, pembersih dan pembening air, dan masih bnayak manfaat lainya, 
Pembuatan Ecoenzym pun sangat mudah dan sederhana, dengan formulasi Bahan 1:3:10. Atau dengan 1 bagian Gula Merah, 3 Bagian Sampah organik dari sayur dan buah, dan 10 bagian air bersih. Untuk bahan sampah organiknya sebaiknya beragam seperti Campuran, kulit mangga, Nenas, Kueni, Jeruk, dan kulit bawang,, atau bahan bahan lainya yang menjadi sisa sampah rumah tangga yang belum terolah lanjut, dalam waktu 3 bulan sudah bisa panen ecoenzym. 

Tomiri Narasumber, Pemanfaatan Ecoenzym dibidang pertanian sangat banyak, diataranya
1. Ecoenzym sebagai dekompeloser untuk pembuatan pupuk organik cair maupun padat, sebagai pengganti EM4 atau sejenisnya. Karna kaya akan mikroorganisme yang sangat menguntungkan bagi pengomposan.
2. Sebagai pupuk organik tanaman dan penyubur tanah,
3, sebagai pestisida nabati, sewprti mengusir hama kutu kutuan, mengusir tikus Mengusir serangga,
4, sebagai perangsang tumbuh, bahan yang digunakan adalah fermentasi bawang merah, touge, dan bawang putih, 
Itulah beberapa manfaat bagi Sektor pertanian jelas tomiri.




Nama kegiatan:  Pelatihan ecoenzym
Tujuan: Pemberdayaan Pengolahan Sampah Organik ramah lingkungan dan kaya manfaat
Inovasi/teknologi : Pembuatan Ecoenzym dari Sampah Sayur dan Buah
Jenis tanaman : Larutan Ecoenzym
Varietas: 
Hasil/produktivitas : 
Kelompok tani: PKK Mukti Jaya
Ketua keltan : Tarminem
Desa: Mukti Jaya
Kecamatan: Rimba Melintang
Nama penyuluh penyuluh : Sumarsono SST
Resume kegiatan : 
Statement penyuluh: Pemanfaatan Ecoenzym di sektor pertanian 
Statement petani :praktik pembuatan Ecoenzym terlaksana dan akan dikembangkan setelah pelatihan ini,