Jumat, 14 Juli 2023

Pemda Kabupaten Rokan Hilir dalam waktu dekat MoU dengan Bank Indonesia Riau bidang Pertanian Berbasis Digital

Sumber Foto. Alkahfi

Rokan Hilir, 14 Juli 2023, Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hilir melalui Dinas Ketahanana Pangan dan Pertanian Kab Rokan Hilir dengan Bank Indonesia Riau dalam waktu dekat akan melakukan Penandatanganan _Memorandum Of Understanding (MoU)_ bidang Pertanian. 
Dukungan BI Riau di bidang pertanian dapat memberikan peluang besar untuk meningkatkan Produksi Pertanian di Rokan Hilir khususnya Tanaman Pangan dan Hortikultura. Plt Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Kab Rokan Hilir Aldi Karim S.IP didampingi Wakil Ketua PPPSI Riau, Alkahfi Sutikno. M.Pd. mendatangi Bank Indonesia Riau di Pekanbaru dalam rangka membicarakan beberapa hal tentang pertanian ke depan. Plt Kadis DKPP Rohil Aldi Karim, menyampaikan program pertanian ke depan kepada pihak Bank Indonesia seperti Pembangunan Taman Edukasi Pertanian yang akan berfungsi sebagai laboratorium lapangan petani dan pusat pendidikan petani dan petani milenial, potensi pertanian di Kabupaten Rokan Hilir. Hal tersebut disambut baik oleh pihak BI, dalam waktu dekat pihak Bank Indonesia Riau akan membangun stasiun _digital farming_ di Desa Mukti Jaya Kecamatan Rimba Melintang sebagai cluster padi di Kab Rokan Hilir. Alat digital farming yang dalam waktu dekat akan dibangun dapat memberikan informasi tentang Cuaca, PH tanah, PH air, Hama dan penyakit yg bakal menyerang, rekomendasi pemupukan saat musim berjalan, dan aspek pendukung Informatika Pertanian lainya.  Semua informasi itu tentunya disajikan secara digital. Hadirnya digital farming ini akan menambah efektif dan efisiensi dalam kegiatan pertanian dan meningkatkan produktivitas.
Selain itu dapat memotivasi petani milenial untuk terjun ke dunia pertanian dengan metode kekinian. Termotivasi nya  insan tani milenial ke dunia pertanian modern akan mendukung keberlanjutan pertanian ke depan. 
Hal ini semua akan berjalan dengan baik apabila semua pihak ikut mendukung.
Ketahanan dan kedaulatan pangan suatu daerah tentunya apabila sektor pertanian diprioritaskan.

Sumber. Alkahfi Sutikno. M.Pd (Wakil P3SI Riau)
Penulis. Tomiri (Penyuluh Pertanian)

Kamis, 13 Juli 2023

Ayo lestarikan Bambu, Kaya Manfaat buat sahabat Tani.

Tanam Bambu di Taman Edukasi DKPP Rohil


Bambu merupakan sumberdaya alam yang keberadaannya sangat dekat dan tidak dapat dilepaskan dari kehidupan masyarakat di Indonesia, sehingga dalam mekanisme pegembangan nya pendekatan pemberdayaan masyarakat menjadi aspek penting.
Bambu banyak digunakan di semua aspek kehidupan, dan lebih utama di sektor pertanian, diantara manfaat bambudi sektor pertanian adalah.
1. Sebagai sumber fungisida alamiah dengan kaya Jamur tricoderma yang banyak tumbuh di daerah perakaran dan serasah daun bambu, ini banyak digunakan petani sebagai fungisida alami untuk mengendalikan berbagai penyakit tanaman, dapat menekan berkembangnya jamur jahat dalam tanah, dan melindungi akar tanaman dari serangan penyakit yang diakibatkan jamur jahat. Seperti penyakit layu Fusarium.
Tanam Bambu di Bentayan Baru

2. Sebagai lanjaran, atau ajir untuk tanaman yang dibutuhkan penyangga. Seperti cabe, tomat, pare, timun dan tanaman sayur lainya. 
3. Penyerap zat zat beracun dalam tanah akibat residu pestisida, merkuri, dan bahan beracun lainya sehingga mengurangi dampak resiko yang ditimbulkan.
4. Anti erosi. Bambu juga sebagai tumbuhan yang digunakan sebagai anti erosi atau pengikisan lahan pertanian yang diakibatkan gerusan air. Akar serabut bambu mampu menjaga ekosistem air dan menyimpan pasokan air yang melimpah untuk lingkungan sekitarnya. Bambu menjadi benteng alam pencegah erosi karena kekuatan akar serabutnya mencengkeram kuat ke tanah
5. Sebagai sumber pangan kaya manfaat. Rebung bambu merupakan bagian dari bambu yang kaya nutrisi, mulai dari mengandung banyak serat, tembaga, serta vitamin B6 dan E dalam setiap porsinya.

Satu cangkir (155 gram) rebung bambu yang dimasak mengandung: Kalori: 64, Protein: 2,5 gram, Lemak: 4,5 gram, Karbohidrat: 5 gram, Serat: 2 gram, Tembaga: 19% dari Nilai Harian atau daily value (DV), Vitamin B6: 14% dari DV, Vitamin E: 9% dari DV Vitamin K: 3% dari DV, Riboflavin: 3% dari DV, Tiamin: 3% dari DV, Fosfor: 3% dari DV, Kalium: 3% dari DV, Besi: 3% dari DV (Sumber Kompas)

Tanam bambu di desa Sei Sialang - Rohil

6. Sebagai bahan konstruksi bangunan Rumah atau pondok petani, dan kerajinan serta pernak pernik dalam perabot rumah tangga petani..

Ditulis oleh . TOMIRI (Penyuluh Pertanian)
Sumber . (Berbagai Sumber)

Selasa, 27 Juni 2023

DLH Rokan Hilir Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Kurangi Sampah Plastik.

gambar. Tomiri

Bagansiapiapi. 26 Jun 2023. 
lingkungan hidup merupakan tempat tinggal semua makhluk hidup yang terdapat di muka bumi termasuk manusia hewan dan tumbuh-tumbuhan.
Lingkungan hidup sangat penting bagi keberlangsungan makhluk hidup, jika lingkungan hidup tidak ada maka manusia hewan dan tumbuh-tumbuhan tidak dapat bertahan hidup. Saat ini jika kita lihat kerusakan lingkungan ada di mana-mana, banyak manusia dengan sengaja menebang pohon untuk keperluan pribadi tanpa mementingkan kehidupan lain sehingga dapat merusak ekosistem. Selain itu aktivitas manusia juga mengakibatkan produksi sampah yang meningkat terutama sampah plastik, hal ini juga andil dalam kerusakan lingkungan atau ekosistem. Jika hal-hal di atas tidak dimitigasi sejak dini ke depan lingkungan akan semakin parah.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hilir mentajakan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Dunia yang ditetapkan setiap tanggal 5 Juni, dan terselenggara tanggal 26 Juni 2023 di Taman Hutan kota Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir,
Kepala Dinas DLH, Suandi. S.Sos, mengatakan, Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia kita gelar sebagai bentuk upaya pengendalian dampak lingkungan di kabupaten Rokan Hilir ini, kami mengajak seluruh elemen untuk berpartisipasi dalam mengurangi penggunaan Plastik, baik dari kemasan makanan, Ataupun peruntukan lainya. Karena Plastik sangat berbahaya dan juga tidak bisa terurai bila terkubur di tanah, banyak caranya menanggulanginya sampah plastik, mulai dari pengurangan, Pendaur ulang dan bisa juga di pakai ulang, sesuai konsep 3R. 
Penggiat Lingkungan Dan Proklim Kabupaten Rokan Hilir Alkahfi Sutikno.M.Pd. juga menambahkan Perlunya Sosialisasi Pengurangan sampah ke dunia pendidikan Kemudian di sosialisasikan Melalui program gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah atau GPBLHS/Adiwiyata warga sekolah akan teredukasi dalam menata dan menjaga lingkungan hidup yang sebenarnya. Semua tata cara pengelolaan lingkungan hidup di sekolah di kolaborasi dengan pelajaran dan semua ini ada di sekolah adiwiyata. Ikut program GPBLHS/Adiwiyata bukan hanya menginginkan reward (trophy sertifikat dan hadiah) tetapi yang terpenting adalah mengedukasi warga sekolah dalam pengelolaan lingkungan hidup baik di sekolah maupun di luar sekolah. Program Adiwiyata ini telah diakui dunia sangat bagus untuk mengkader peserta didik menjadi manusia yang paham dalam lingkungan.

Penulis. Tomiri (Penyuluh Pertanian)

Jumat, 23 Juni 2023

Strategi Hadapi Iklim El Nino Petani di Pesisir Rokan


Foto. Tomiri

El Nino adalah fenomena alami yang terjadi ketika suhu permukaan air di Samudra Pasifik Tengah dan Timur menjadi lebih hangat dari biasanya. Hal ini menyebabkan perubahan pola cuaca global yang dapat berdampak signifikan pada iklim di berbagai wilayah tidak hanya di Indonesia tapi juga di seluruh dunia. 

Selama periode El Nino, terjadi perubahan aliran angin dan distribusi suhu di atmosfer. Dampaknya dapat meluas ke seluruh dunia dan mempengaruhi cuaca dan iklim di berbagai daerah. El Nino adalah fenomena alam yang dapat memiliki dampak signifikan terhadap sektor pertanian. Dalam sektor pertanian, El Nino dapat menjadi tantangan besar karena dapat mengganggu pola cuaca yang berdampak pada produksi pertanian dan kesejahteraan petani. Oleh karena itu, pemantauan dan pemahaman yang baik tentang El Nino sangat penting agar dapat mengambil langkah-langkah pencegahan dan penyesuaian yang tepat untuk mengurangi dampaknya. 


Wilayah Pesisir Rokan Hilir menjadi salah satu wilayah terdampak elnino, perubahan iklim yang signifikan, cuaca semakin panas, curah hujan yang menurun, dan air permukaan semakin rendah. Tentunya berpengaruh besar pada sektor Pertanian dan Nelayan. Untuk mensiasati persoalan iklim dalam Pertanian Pesisir Rokan, khususnya  Rokan Hilir perlu pengetahuan khusus yang lebih mengarah kearifan lokal dan membaca situasi dan mengantisipasi dampak perubahan iklim. 

Dampak yang sangat dirasakan antaranya, 1. Terjadinya Pemanasa dan kekeringan pada lahan Pertanian, 2. Perubahan Cuaca yang Signifikan dari Hujan ke Panas dan kemarau, terjadinya penundaan jadwal tanam dan gagal tanam, 3. Tumbuh dan resistensi Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) 4. Penurunan Kualitas Panen, 5. Ketidak stabilan Harga Pasar.

Berikut ini tips yang dapat di lakukan sektor pertanian. 

1. Memantau prediksi prakiraan cuaca secara intens dari sumber ang terpercaya seperti, BMKG dan mentelaah buletin Prakiraan cuaca jangka pendek dan jangka panjang sebagai landasan proses usaha Pertanian. 

2. Konservasi Air: mengatur pemanfaatan Air irigasi atau sumber air secara efektif dan efisien. Mengingat El Nino dapat menyebabkan kekeringan, konservasi air menjadi sangat penting. Petani perlu mengadopsi teknik irigasi yang efisien, seperti tetes air atau irigasi berkebun yang tepat sasaran, untuk menghemat air.  Memanfaatkan air pasang surut, Embung pertanian, dan long storage sebagai irigasi alternatif.

3. Pergiliran tanaman dan menanam tanaman tahan kering, atau menanam tanaman yang hemat air, sesuai jenis dan varietas. Contohnya menanam padi logawa di lahan sawah, atau menanam cabe tahan kering. 

3. Diversifikasi Tanaman: Pertanian yang lebih beragam dapat membantu mengurangi risiko terhadap gangguan iklim. Petani dapat mempertimbangkan menanam varietas tanaman yang lebih tahan terhadap kondisi kering atau panas. Diversifikasi tanaman juga dapat membantu mengurangi risiko kegagalan panen total jika satu jenis tanaman terpengaruh oleh El Nino.

4. Manajemen Penyakit dan Hama: El Nino dapat mempengaruhi persebaran penyakit dan hama tanaman. Petani perlu memperhatikan peningkatan risiko serangan penyakit dan hama selama periode El Nino. Langkah-langkah pengendalian yang tepat, seperti penggunaan pestisida yang efektif dan penerapan praktik pertanian yang baik, dapat membantu mengurangi kerugian yang disebabkan oleh serangan tersebut.

5. Penggunaan Teknologi dan Informasi: Pemanfaatan teknologi pertanian dan informasi cuaca dapat membantu petani dalam mengatasi dampak El Nino. Misalnya, penggunaan sensor tanah untuk mengukur kelembaban tanah, penggunaan aplikasi cuaca untuk memantau perubahan cuaca, atau memanfaatkan sistem peringatan dini dapat membantu petani mengambil langkah-langkah yang tepat dalam menghadapi El Nino.

6. Dukungan Pemerintah dan Lembaga Terkait: Penting bagi pemerintah dan lembaga terkait untuk memberikan dukungan kepada petani dalam menghadapi dampak El Nino. Ini dapat meliputi penyediaan informasi, bantuan keuangan, pelatihan, atau bantuan teknis dalam pengelolaan pertanian yang berkelanjutan.


Dengan mengambil langkah-langkah tersebut, petani dapat meningkatkan ketahanan mereka terhadap dampak El Nino dan menjaga produktivitas sektor pertanian. Penting untuk melakukan perencanaan yang baik dan beradaptasi dengan perubahan iklim guna menjaga keberlanjutan dan ketahanan pangan. 

Dari berbagai sumber dan sumber utama Kementrian Pertanian (Devied Apriyanto Sofyan PMHP Muda Direktorat Serealia)


Disusun Oleh . Tomiri (Penyuluh Pertanian)

Selasa, 13 Juni 2023

Kadis DKPP Rohil Apresiasi Peserta Penas asal Rohil, Bawa Pulang Ilmu yang Banyak Untuk Negeri Seribu Kubah

Padang. 14 Juni 2023. Akhir sesi rangkaian kegiatan Penas XVI Padang tahun 2023, kontingen sudah bersiap menuju darah asal, termasuk Kontingen dari kabupaten Rokan Hilir, setelah mengikuti rangkaian kegiatan yang tersaji di even Penas sudah banyak diikuti, dan pastilah banyak pengalaman yang perlu di implementasikan sesuai potensi wilayah Rokan Hilir, 
Kadis DKPP Rokan Hilir Aldi Karim memberikan apresiasi kepada seluruh peserta asal Rohil atas partisipasi mengikuti rangkaian kegiatan di Penas, dan sudah banyak unjuk keaktifan dengan cermat mengikuti teknologi yang tersaji disana, 
Serba serbi dalam Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan Indonesia ke XVI di Sumatera Barat. Disini kita menambah wawasan, mengasah kemampuan, serta saling alih teknologi pertanian. Ada temu wicara, temu karya, green house berteknologi tinggi, pertanian digital, smart farming, teknik olah biosaka, pemuliaan genetik peternakan perikanan, pengolahan sumber pakan, budidaya penyilangan benih sawit dan pengolahan terpadu, program petani milenial, aneka lomba pameran, mekanikal pertanian modern, dan beragam hal baru lainnya. Kita harus mampu bersaing dengan dinamika pengetahuan pertanian. Mengejar segala ketertinggalan dan menyajikan solusi pertanian berkelanjutan. Tanah kita yang subur bisa menyokong itu semua tapi sumber daya kita yang kurang membuat itu kurang sempurna. 
Harapan Kadis Aldi, Mari bersama kita satukan semangat dan menguatkan kemauan untuk daerah kita negeri seribu kubah sebagai penyangga penghasil dan pengolahan pertanian dengan menembus segala keterbatasan. Selamat datang dan kembali peserta PENAS XVI Sumatera Barat 2023 sebagai agen perubahan dan harapan negeri dimasa depan.
Sumber . Tomiri

Sabtu, 10 Juni 2023

Kadis DKPP Rokan Hilir ikuti Penas XVI di Padang Sumatra Barat

PADANG, Info Pak Tani Rokan Hilir   10 Juni 2023 - Kepala Dinas DKPP Rokan Hilir,  Aldi Karim Hadiri Pekan Nasional Tani Nelayan (Penas) XVI Tahun 2023 di lapangan Lanud Sultan Syahril Padang Sumatera Barat, Sabtu (10/06/2023).
Penas XVI Tahun 2023 di Padang resmi dibuka oleh Menteri Pertanian, Sarul Yasin Limpo,  

Kegiatan tersebut juga diisi dengan kegiatan para petani dan nelayan, seperti pameran pembangunan pertanian, Expo Aquaculture, Expo Agroforestry, Expo Peternakan, Temu Teknologi, Temu Agribisnis dan beberapa kegiatan lainnya. 
Penas  ke XVI kali ini dihadiri sebanyak 57.000 peserta seluruh Indonesia, kemudian juga dihadiri kepala daerah serta pejabat lainnya dari masing-masing provinsi dan kabupaten/kota.  
Kabupaten Rokan hilir  mengirimkan sebanyak 45 orang yang terdiri dari Peserta Utama, Peninjau  dan pendamping. Para peserta Penas tersebut nantinya akan mengikuti berbagai kegiatan selama enam hari  terhitung  hari ini 10 hingga 15 Juni 2023 mendatang.

Pada kesempatan itu, Sahrul Yasin Limpo mengatakan, acara ini memang acara yang ditunggu, Karen acara ini acara kerinduan, melepas rindu para petani nelayan, menggali informasi teknologi pertanian.
SYL menyampaikan, waktu masih kecil dirinya selalu diingatkan bahwa kalau tidak ada petani dan nelayan masyarakat harus makan apa setiap harinya. "Kalau tidak ada petani kita mau makan apa, kalau tidak ada nelayan kita mau makan ikan apa," tuturnya.
Kesempatan yang sama, Kepala dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian DKPP Rokan hIlir, Aldi Karim, sangat bersyukur karena dapat mengutuskan petani dan nelayan andalan Rokan Hilir mengikuti rangkaian acara Penas tersebut, bahkan Dia sendiri menjadi peserta yang aktif mengikuti Penas ini, 
“Alhamdulillah, saya bisa hadir di Acara Penas ini, sangat banyak informasi, teknologi, dan transformasi pertanian yang tersajikan di agenda Penas ini. Kita akan maksimalkan peserta untuk memperoleh informasi disini, dan kami juga sangat mendukung kepada petani millenial Rokan Hilir dapat mengimplementasikan ilmu yang didapati, Karena peserta yang kita kirim terbatas, harapan nya kedepan lebih banyak lagi kitab kirim  duta petani KTNA ini di even yang sama, Mudah-mudahan kehadiran kita bersama, serta anggota Kelompok Tani Nelayan dapat menyerap ide dan teknologi sehingga bisa diaplikasikan pada pertanian di Rokan Hilir
Sumber dan Dok : TOMIRI

Senin, 05 Juni 2023

Kepala DKPP Rokan Hilir Pimpin Rapat Pra Penas XVI 2023, Kontingen Rokan Hilir

Bagansiapiapi, 5 Juni 2023, Persiapan pemberangkatan Peserta Kontingen Penas Petani Nelayan Andalan XVI Tahun 2023 di Padang  Sumatra Barat, Dinas Ketahanan Pangan dan  Pertanian (DKPP) Kabupaten Rokan Hilir laksanakan Rapat Persiapan pra Penas di Gedung Taman edukasi Pertanian DKPP, 
Rapat ini digelar sebagai langkah persiapan dan pematangan sistematika peserta kontingen Penas asal Rokan Hilir ke Padang tahun 2023. 
Plt. Kadis DKPP Rokan Hilir Aldi Karim, menjelaskan mekanisme pemberangkatan ini harus di matangkan sebab ini merupakan kegiatan Nasional, yang perlu dukungan partisipasi peserta untuk mengikuti petunjuk yang sudah disusun, dan nantinya harapan kita peserta dapat mensukseskan dan menggali ilmu bidang pertanian di duplikasi dan dapat diterapkan di daerah kita ini, harap Aldi.
Kita harap semua rangkaian Kegiatan yang disajikan di acara Penas bisa diikuti semua peserta, karena banyak peluang dan informasi terkini dalam pengembangan dunia pertanian. 
Jumlah peserta Penas Kontingen asal Rokan Hilir berjumlah 45 Orang yang terdiri dari Peserta Utama, Pendamping, Peninjau, dan Peserta pembina,  dan Pengurus KTNA Rokan Hilir. 
Rangkaian kegiatan Acara Penas Petani Nelayan XVI Tahun 2023 di mulai tanggal 10 Juni hingga 15 Juni 2023 di kota Padang Sumatra Barat.


Sumber Dok. Tomiri