Senin, 05 Juni 2023

Kepala DKPP Rokan Hilir Pimpin Rapat Pra Penas XVI 2023, Kontingen Rokan Hilir

Bagansiapiapi, 5 Juni 2023, Persiapan pemberangkatan Peserta Kontingen Penas Petani Nelayan Andalan XVI Tahun 2023 di Padang  Sumatra Barat, Dinas Ketahanan Pangan dan  Pertanian (DKPP) Kabupaten Rokan Hilir laksanakan Rapat Persiapan pra Penas di Gedung Taman edukasi Pertanian DKPP, 
Rapat ini digelar sebagai langkah persiapan dan pematangan sistematika peserta kontingen Penas asal Rokan Hilir ke Padang tahun 2023. 
Plt. Kadis DKPP Rokan Hilir Aldi Karim, menjelaskan mekanisme pemberangkatan ini harus di matangkan sebab ini merupakan kegiatan Nasional, yang perlu dukungan partisipasi peserta untuk mengikuti petunjuk yang sudah disusun, dan nantinya harapan kita peserta dapat mensukseskan dan menggali ilmu bidang pertanian di duplikasi dan dapat diterapkan di daerah kita ini, harap Aldi.
Kita harap semua rangkaian Kegiatan yang disajikan di acara Penas bisa diikuti semua peserta, karena banyak peluang dan informasi terkini dalam pengembangan dunia pertanian. 
Jumlah peserta Penas Kontingen asal Rokan Hilir berjumlah 45 Orang yang terdiri dari Peserta Utama, Pendamping, Peninjau, dan Peserta pembina,  dan Pengurus KTNA Rokan Hilir. 
Rangkaian kegiatan Acara Penas Petani Nelayan XVI Tahun 2023 di mulai tanggal 10 Juni hingga 15 Juni 2023 di kota Padang Sumatra Barat.


Sumber Dok. Tomiri

Kamis, 01 Juni 2023

DKPP Rohil dampingi Desa Mukti Jaya Lomba Aku Hatinya PKK.

01 Juni 2023, Kepenghuluan Mukti Jaya Kecamatan Rimba Melintang mewakili Kabupaten Rokan Hilir dalam lomba AKU HATINYA PKK tingkat Provinsi Riau Tahun 2023.
Aspek penilaian Program AKU HATINYA PKK (Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman) yang paling utama adalah bagaiman pengelolaan lingkungan Rumah Tangga warga, dengan pola penerapan Pekarangan yang sehat dan bermanfaat, serta menjadi nilai tambah bagi masarakat, diantara nya adalah lingkungan pekarang penataan pekarang pangan, Pekarangan Pangan Lestari, Pembudidaya ikan, Ternak, dan Tanaman Obat. Semua sektor ini terintegrasi dengan baik yang diperan aktifkan kaum ibu di dalam rumah tangga.
Penataan Lingkungan di Mukti Jaya sudah lama dilaksanakan. Apalagi Desa ini merupakan desa Peraih Trophy dan Sertifikat Program Kampung Iklim (ProKlim) pada tahun 2012. Kemudian tahun 2021 Desa Mukti Jaya kembali meraih Trophy ProKlim Lestari Nasional. 
Melihat rekam jejak desa Mukti Jaya yang beberapa kali pernah meraih prestasi nasional berarti memang masyarakatnya komintmen menjaga kelestarian lingkungan sebagaimana yang dicanangkan pada 10 Program Pokok PKK dan Program Kampung Iklim.
Deretan prestasi yang diperoleh Desa Mukti jaya mulai tingkat kecamatan, tingkat kabupaten dan bahkan tingkat Nasional, seperti. Juara I lomba Tata Air Mikro se Indonesia tahun 2000, Juara Nasional bid ketahanan Pangan tahun 2004, Juara Nasional Pengelolaan  Gapoktan tahun 2010, Juara Nasional Penyuluh Pertanian Swadaya tahun 2012, Peraih Trophy dan Sertifikat ProKlim Utama tahun 2012, Peraih Trophy dan Sertifikat Nasional ProKlim Lestari 2021.
Penilaian Aku hatinya PKK di desa Mukti jaya mendapat banyak apresiasi dan dukungan dari berbagai pihak, antaranya Dinas Ketahanan pangan dan Pertanian (DKPP) Rokan Hilir, Plt. Kepala DKPP Rokan Hilir Aldi Karim, memberikan dukungan dan apresiasi kepada masarakat desa Mukti Jaya sebagai desa yang bersemangat dalam penataan pekarangan. Bentuk dukungan kami berupa pendampingan Penyuluhan Pertanian, BPP, dan Penyuluhan Swadaya kepada masarakat, dan menyalurkan bibit Terong dan Cabe, serta benih hortikultura untuk pekarangan. Ini merupakan stimulan bagi warga agar memperkaya jenis tanaman di Pekarangan.
Sumber : Tomiri

Mukti Jaya Desa Segudang Prestasi di Rokan Hilir

Kepenghuluan Mukti Jaya Kecamatan Rimba Melintang mewakili Kabupaten Rokan Hilir dalam lomba AKU HATINYA PKK tingkat Provinsi Riau Tahun 2023.
Program AKU HATINYA PKK (Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman) ini sangat identik dengan warga kepenghuluan Mukti Jaya.
Penataan Lingkungan di Mukti Jaya sudah lama dilaksanakan. Apalagi Desa ini merupakan desa Peraih Trophy dan Sertifikat Program Kampung Iklim (ProKlim) pada tahun 2012. Kemudian tahun 2021 Desa Mukti Jaya kembali meraih Trophy ProKlim Lestari Nasional. 
Melihat rekam jejak desa Mukti Jaya yang beberapa kali pernah meraih prestasi nasional berarti memang masyarakatnya komintmen menjaga kelestarian lingkungan sebagaimana yang dicanangkan pada 10 Program Pokok PKK dan Program Kampung Iklim.
Deretan Prestasi Nasional Desa Mukti jaya
1. Juara I lomba Tata Air Mikro se Indonesia tahun 2000
2. Juara Nasional bid ketahanan Pangan tahun 2004
3. Juara Nasional Pengelolaan  Gapoktan tahun 2010
4. Juara Nasional Penyuluh Pertanian Swadaya tahun 2012
5. Peraih Trophy dan Sertifikat ProKlim Utama tahun 2012
6. Peraih Trophy dan Sertifikat Nasional ProKlim Lestari 2021
Tahun 2023 Desa Mukti Jaya kembali mengikuti lomba AKU HATINYA PKK tingkat Propinsi Riau. Program ini mendapat dukungan dari berbagai stackholder seperti; Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kab Rokan Hilir, Dinas Perikanan dan Kelautan   Kab Rokan Hilir, TP PKK Kab Rokan Hilir, KTNA Kab Rokan Hilir, TP PKK kecamatan Rimba Melintang, Camat Rimba Melintang, Koramil Rimba Melintang, Polsek Rimba Melintang, serta berbagai pihak yg andil dalam lomba ini.
TP PKK Kab Rokan Hilir khususnya Pokja III yg diketuai oleh Ibu Liza M.Amin terus menerus melakukan pembinaan ke TP PKK Mukti Jaya. Pembinaan dilakukan  hingga ke rumah penduduk.
Begitu juga TP PKK Kecamatan Rimba Melintang yg diketuai oleh Ibu Umi Sukirman.
Harapanya lomba ini dapat meraih prestasi dan programnya dapat berkelanjutan.

Sumber Narasi: Alkahfi Sutikno. M.Pd
Sumber Dokumentasi : Tomiri

Kamis, 11 Mei 2023

Toko Tani Indonesia Solusi Harga Pangan


Rimba Melintang, 11 Mei 2023. 

Toko Tani Indonesia adalah salah satu usaha pemerintah memotong rantai Pasar pasok pangan. Dengan rantai pasokan yang makin pendek, diharapkan harga barang juga akan turun.

Dari produsen pangan Lansung ke konsumen merupakan jenjang pasar yang sangat pendek, sehingga cos pengeluaran rantai pasar bisa di pangkas hingga 30%. Contoh rantainpasar yang pendek, dari Petani - Pengolahan Hasil - Toko - Konsumen. 

Sistem ini harga pangan menjadi murah dan produsen dapat tetap memperoleh keuntungan yang wajar. Program ini merupakan langkah pemerintah dalam memberikan pelayanan harga yang lebih murah dan tersedia di pasar, yang semua dikelola secara swadaya oleh pihak petani dan pasar. 

Kabupaten Rokan Hilir merupakan daerah yang memiliki Sentra Produksi pangan seluas 12.900 Hektar lahan padi (DKPP Rohil), dengan produktifitas 3.4 ton perhektar, dan ditanami sebanyak 2 kali dalam setahun. Tentunya memiliki potensi penyedia beras di Provinsi Riau, 

Berbanding balik dengan harga beras yang cukup tinggi di sentra tersebut, dari 13.000  hingga 14.500. (Sumber Info Harga. Toko Icha Tanah Merah). Tentunya harga itu dapat memberatkan konsumen berpendapatan menengah kebawah, 


Untuk mengatasi persoalan diatas maka Pola Penumbuhan Toko Tani adalah langkah kongkrit, dengan memfasilitasi pertumbuhan Toko Tani Indonesia (TTI) disetiap daerah rawan pangan, dapat membantu stabilitas harga Pangan khususnya beras. 

Penumbuhan TTI bisa di lakukan secara swadaya Petani dengan Pasar, bisa juga difasilitasi Swasta atau pemerintah, dengan memberikan pelayanan, dan membantu penekanan biaya produksi ke petani, dan biaya pasca panen, sehingga Produksi pangan berupa beras bisa di tekan. Selain itu kerja sam apetani dan pasar dapat dipangkar, sehingga biaya transportasi dan cos lainya bisa dikurangi. 

Contoh kegiatan yang dapat dibantu pemerintah atau swasta kepada petani, memfasilitasi mobiler, Kemasan, dan kemitraan lainya.

Wakil KTNA Kab Rokan Hilir, Alkhafi Sutikno. M.Pd,  menanggapi hal ini sangat baik, kami sebagai wadah perkumpulan petani sangat mendukung adanya Toko Tani Indonesia. Hadirnya TTI ditengah tengah masyarakat petani sangat menguntungkan, sebab petani tidak lagi melalui rantai penjualan yang panjang dan tidak menguntungkan petani tapi justru menguntungkan tengkulak. Lagi pula barang yg dijual di TTI tentu akan lebih segar dari pada di toko lain. Hadirnya TTI di Kab Rokan Hilir pihak KTNA Rohil terus mensosialisasikan ke petani.

Penulis. Tomiri

Selasa, 07 Maret 2023

Ecoenzym digalakan di lingkungan Sekolah Adiwiyata SMPN 1 Sinaboi Satu Atap


Sinaboi, 07 Maret 2023.  Sekolah SMP Negeri 1 Sinaboi Satu Atap  Kabupaten Rokan Hilir taja melaksanakan berbagai kegiatan upaya peningkatan kapasitas Warga Belajar terutama pada kader Sekolah Adhiwiyata, majelis guru dan siswa didik.
Kegiatan ini guna meningkatkan inovasi diberbagai bidang, salah satunya pelatihan Pembuatan Eco enzym dari bahan limbah sayur dan buah.
Kepala Sekolah SMPN 1 Sinaboi Satu Atap Supiani. M.Pd, menjelaskan, materi  pelatihan Pembuatan ecoenzym ini berdasarkan akan kaya manfaat di sektor kehidupan sehari hari, dengan mengaplikasikan ecoenzym di kehidupan sehari hari dapat membantu meringankan pengeluaran, seperti pemanfaatan ecoenzym sebagai pencuci piring, bahan untuk pembersihan lantai, kamar mandi, serta sebagai antiseptik, manfaat juga untuk pewangi dan bahkan menggantikan skincare. Bahan digunakan bersumber dari sisa sisa sampah organik kegiatan rumah tangga,
Dalam rangkaian pelatihan pembuatan ecoenzym ini diisi oleh narasumber aktifis pertanian dan lingkungan yaitu Alkahfi Sutikno. M.Pd Penyuluh pertanian swadaya,  Peserta dihadiri sebanyak 50  yang terdiri dari Kader Sekolah Adiwiyata, Siswa Guru dan warga belajar.
Alkahfi Sutikno, menjelaskan setidaknya ada beberapa manfaat yang dihasilkan dari ecoenzym ini antaranya ,Pembersih alat dapur, pembersih kamarmandi dan klosed, Pencuci Piring, pengganti odol, membersihkan buah dan sayur, pencuci rambut, sabun tangan, air kondisoner, detox, pembersih dan pembening air, dan masih bnayak manfaat lainya, 
Pembuatan Ecoenzym pun sangat mudah dan sederhana, dengan formulasi Bahan 1:3:10. Atau dengan 1 bagian Gula Merah, 3 Bagian Sampah organik dari sayur dan buah, dan 10 bagian air bersih. Untuk bahan sampah organiknya sebaiknya beragam seperti Campuran, kulit mangga, Nenas, Kueni, Jeruk, dan kulit bawang,, atau bahan bahan lainya yang menjadi sisa sampah rumah tangga yang belum terolah lanjut, dalam waktu 3 bulan sudah bisa panen ecoenzym. Pemanfaatan Ecoenzym dibidang pertanian sangat banyak, diataranya
1. Ecoenzym sebagai dekompeloser untuk pembuatan pupuk organik cair maupun padat, sebagai pengganti EM4 atau sejenisnya. Karna kaya akan mikroorganisme yang sangat menguntungkan bagi pengomposan.
2. Sebagai pupuk organik tanaman dan penyubur tanah,
3, sebagai pestisida nabati, sewprti mengusir hama kutu kutuan, mengusir tikus Mengusir serangga,
4, sebagai perangsang tumbuh, bahan yang digunakan adalah fermentasi bawang merah, touge, dan bawang putih, 
Itulah beberapa manfaat bagi Sektor pertanian.





Nama kegiatan:  Pelatihan Pengelolaan Sampah
Tujuan: Pemberdayaan Pengolahan Sampah Organik ramah lingkungan dan kaya manfaat
Inovasi/teknologi : Pembuatan Ecoenzym dari Sampah Sayur dan Buah
Jenis tanaman : Larutan Ecoenzym
Varietas: 
Hasil/produktivitas : 
Pelaksana : SMPN 1 Sinaboi Satu atap
Kepsek : Supiani
Kecamatan: Sinaboi
Resume kegiatan : 
Statement penyuluh: Pemanfaatan Ecoenzym di sektor pertanian 
Statement peserta :praktik pembuatan Ecoenzym terlaksana dan akan dikembangkan setelah pelatihan ini,

Pembuatan Pupuk Organik menjadi Materi Pelatihan Pengolahan Sampah di SMPN1 Sinaboi

Sinaboi, 07 Maret 2023. Pemanfaatan limbah organik menjadi pupuk  kunci keberhasilan pertanian berkelanjutan, dewasa ini pupuk anorganik sangat sulit dan mahal. Penggunaan pupuk an organik secara masif perlahan dapat merusak ekologi tanah.
Untuk itu perlunya edukasi kepada masarakat secara luas penggunaan pupuk organik baik pupuk cair maupun pupuk padat, 
Penyuluh Pertanian Lapangan, Tomiri menjadi Narasumber Pembuatan Pupuk Organik pada pelatihan Pemanfaatan Sampah di SMP Negeri 1 Sinaboi Satu Atap yang ditaja tanggal 7 Maret 2023, 
Tomiri menjelaskan bahwa Pemanfaatan bahan organik yang tersedia di lingkungan kita sebenarnya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan hara tanaman, asal saja kita mau mengolah bahan organik tersebut menjadi pupuk,  pembuatan pupuk organik dibagi menjadi dua yaitu pupuk organik padat dan pupuk organik cair tergantung tersedianya bahan tersebut, 
Bahan pembuatan pupuk organik berasal dari fermentasi mahluk hidup, seperti tumbuhan dan kotoran hewan,
Untuk pembuatan Pupuk Organik sebaiknya menggunakan biang atau yang sering disebut bakteri fermentasi seperti EM4, M21 atau pun bakteri yang banyak dipasarkan ditoko Saprodi, jika tidak ada bisa kita ganti dengan mikro organisme lokal atau MOL, 
Tentunya penggunaan Pupuk organik secara kontinyu dapat memperbaiki sifat Fisika, Biologi dan Kimia tanah dan memperkaya mikroorganisme pada tanah.
Kepala Sekolah SMP Negeri Satu Sinaboi satu atap, Supiani. M.Pd, pelatihan ini sengaja dilaksanakan untuk siswa dan guru, agar dapat memanfaatkan sampah menjadi lebih bermanfaat seperti pembuatan pupuk organik atau pun ecoenzym. Sasaran kita adalah Pelajar dan guru untuk memaksimalkan pengelolaan sampah di Lingkungan sekolah maupun lingkungan rumah tangga Warga Belajar.

Senin, 06 Maret 2023

SMPN 1 Sinaboi Satu Atap Tajakan Pelatihan Pengelolaan Sampah


Sinaboi, 07 Maret 2023, Meningkatkan kreatifitas Siswa dan Guru bidang pengelolaan lingkungan menjadi prioritas sekolah yang berwawasan Adiwiyata, dengan peningkatan sumber daya manusia perlu adanya pelatihan khusus dalam mengelola sampah serta pembentukan Bank Sampah untuk pengelolaan sampah yang berkelanjutan, 
Sekolah SMP Negeri 1 Sinaboi  satu atap Kecamatan Sinaboi Kabupaten Rokan Hilir taja melaksanakan pelatihan Pengelolaan Sampah, dalam hal ini ada 3 pokok materi utama yang disajikan Narasumber, yaitu Pembuatan Eco Enzim, Pembuatan Pupuk organik dan Pengelolaan Sampah anorganik menjadi Kerajinan, yang semua ini di simpulkan menjadi Pengolahan sampah menjadi Berkah dan bernilai ekonomis, 
Kepala Sekolah SMPN 1 Sinaboi Satu atap, Supiani. M.Pd, menjelaskan Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan Kemampuan Siswa dan Para guru untuk pengelolaan sampah menjadi lebih bermanfaat bagi kehidupan sehari hari, dapat menerapkan baik dilingkungan sekolah atau di rumah tangga masing masing warga sekolah, dan kita juga jadikan sekolah ini menjadi sekolah yang berwawasan lingkungan atau Sekolah Adiwiyata, tiga pokok materi ini akan kita sajikan kepada peserta pelatihan oleh narasumber yang sudah sangat berpengalaman, selain itu kita akan bentuk bank Sampah disekolah ini, agar memberikan edukasi kepada siswa dan warga belajar bahwa pentingnya pengelolaan sampah secara partisipatif.
Narasumber Pelatihan Alhakfi Sutikno. M.Pd, hal yang sangat penting adalah kita perlu kepedulian terhadap pengelolaan lingkungan, manfaatkan sampah ini menjadi berkah dan rupiah,  sehingga mampu bernilai ekonomi dengan pengelolaan yang lebih terpadu.
Dalam kegiatan pelatihan ini juga dilakukan akad kerjasama atau MOU pengelolaan sampah dengan mitra lain yatu kerjasama SMPN1 Sinaboi Satu atap dengan Bank Sampah barokah Mukti Jaya.