Jumat, 05 September 2014

RPL mampu kurangi pengeluaran rumah tangga.

Rimba Melintang- Dalam upaya Peningkatan Percepatan Penganekaragam Konsumsi Pangan (P2KP) di Kabupaten Rokan Hilir, penyuluh pertanian ikut andil dalam mensosialisasikan, baik secara lansung, maupun membuat percontohan di pekaranganya. Dimulai dari penanaman tanaman Sayuran, tanaman obat, tanaman bumbu, selain itu juga beternak ayam dan itik sebagai pemwnuhan protein hewani, hingga kebudidaya ikan air tawar. Kesemua ini bisa dilakukan dipekarangan, baik yg sempit maupun luas. Dalam hal ini sudah dilaksanakan oleh PPL sebagai tambahan tupoksinya.
Tudarto,Amd. Kepala UPTD BPP Rimba Melintang Kab. Rokan Hilir membenarkan hal ini, kita semua PPL sudah melaksanakan RPL dan sudah memberikan penyuluhan di tiap tiap desa. Hingga saat ini RPL berkembang di masyatakat ujarnya, selain itu kita juga galakan penyuluhan agar mengkonsumsi pangan yang bukan dari beras, seperti jagung, ubi dan sagu. Ini merupakan mewujudkan sukses swasembada oangan dan swa sembada daging dengan pola one day no rice. Tetangnya.
Juga demikian diungkap Tomiri, PPL Desa Pematang sikek. Kami sudah laksanakan penanaman Rumah Pangan Lestari sejak tahun 2008, Sejak itu kami sekeluarga jarang membeli dan mengkonsumsi sayur dari pasar, malah kami menjualnya kepasar, tanaman yg kita tanami adalah organik tampa menggunakan pestisida dan pasti sehat dikonsumsi, selain dapat dikonsumsi juga menghemat pengeluaran rumah tangga hingga 70%. Berarti kita sudah menghemat pengeluaran, dengan keyakinan dan dilaksanakan maka RPL adalah konsep pemindahan pasar ke pekarangan rumah kita, lanjutnya lagi, kami sudah berikan penyuluhan di wilayah kerja masing masing, dan kami pun siap keliling kampung untuk mensosialisasikan RPL tersebut kendati di luar wilayah binaan kami, tutupnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar