Rabu, 10 September 2014

Petani diklat budidaya lebah madu

Pematang Sikek- Komoditi perkebunan adalah salah satu potensial lahan di Kepenghuluan Pematang Sikek selain dari sektor persawahan. Demikin dimanfaatkan untuk budidaya lebah madu,
Armizan (42), salah satu petani yang diberikan kesempatan diklat Budidaya Lebah madu di Balai Penelitian Teknologi Serat Tanaman Hutan bangkinang kuok Kabupaten Kampar yang dibiayai oleh Dinas Perkebunan Kabupaten Rokan Hilir pada tanggal 31 Agustus hingga 5 September lalu,  mengaku sangat bermanfaat atas diklat yang dilaksanakan tersebut, alhamdulillah, kami diberikan kesempatan mengikuti diklat budidaya lebah madu ini, sehingga kami tau bahwa di daerah kita juga berpotensi untuk menghasilkan madu, banyak pengalaman yang kami dapati saat pelatihan, mulai dari pengenalan lebah madu, perkembang biakan, hingga tanaman apa yg cocok menghasilkan madu berkualitas, ungkapnya.
Selain itu dalam pelaksanaan diklat budidaya lebah madu kami juga dibekali indukan lebah untuk dikembangkan di daerah peserta masing masing, saat ini hanya satu kotak saja indukan, saya juga sudah menambah 3 kotak lagi agar lebahnya menjadi berkembang, setelah 5 hari ini kami amati banyak sekali lebah membawa pakan ke kotak nya. Ini menandakan lebah cocok di kembangkan,
Ditempat yang sama, Tomiri (27) Penyuluh Pertanian Pematang Sikek menambahkan, kami siap dampingi petani yang sudah dilatih budidaya Lebahadu ini, sejauh pantauan kami lokasi di Desa Pematang Sikek ini sangat berpotensi untuk budidaya lebah madu, pasalnya tanaman di sini sangat banyak dan beranekaragam, kesemua itu dapat menghasilkan madu yang bisa di hasilkan lebah,
Kami sangat berterimakasih kepada Pemerintah Rokan Hilir, hal ini Dinas Kehutanan, sudah memberikan kesempatan kepada petani kami mengikuti diklat tersebut, harapan kami disini supaya lebih banyak lagi petani di Pematang Sikek ini yg akan diikut sertakan, tutupnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar