Rimba Melintang. 18/06/2018. Proses peningkatan Indeks Pertanaman (IP) Saat ini tengah di genjot, guna meningkatkan produktifitas tanam padi, sehingga dengan mempercepat penanaman padi dalam setahun bisa dilaksanakan 3 kali, tentu dalam hal ini perlu pergerakan yang maksimal, upaya yang kita lakukan adalah menghimpun petani melalui pengusrus kelompok tani untuk melakukan penanaman secara kompak dan serentak, kita musyawarahkan, dan putuskan secara bersama untuk kesepakatan penanama, ungkap Tomiri Penyuluh Pertanian Pematang Sikek, penanaan tahun ini kita genjot agar bisa terlaksana 3 kali dalam setahun meskipun panen ketiga nya ditahun berikutnya, sehingga Indeks Pertanaman (IP) bisa mencapai 250. Dengan demikian produktifitas bisa tercapai secara optimal. Musim tanam kali ini kita rencanakan sebelum lebaran, tetapi karna kesibukan petani menghadapi Lebaran, makanya terlaksana setelah lebaran. Lanjut tomiri, penanaman musim tanam ini kita akan membuat percontohan penanan dengan menggunakan mesin tanam, yaitu transplanter, mengingat sulitnya mencari tenaga kerja penanaman, selain itu bisa efisiensi dalam biaya penanaman, harap tomiri.
Ditempat bersamaan H.Hatta Ismail Petani padi di kepebghuluan Pematang Sikek, berharap agar di kampungnya bisa dibangun pengairan yang memadai, dan jalan usaha tani, harapan kami selaku petani disini, kiranya pemerintah dapat membangun pengairan yang memadai, jika air dapat di aliri, alhasil peryanian pasti bisa meningkat, kemudi jalan usaha tani sebaiknya di bangun dengan senisasi, hanya iti yang kami butuhkan saat ini tutup hatta.
Foto dikumentasi PPL Pematang Sikek.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar