Sekolah Lapang Pengendalian Hama Tetpadu (SLPHT) yang dilaksanakan di Petani di Kepenghulun Pematang Sikek, berdampak positif dalam peninkatan sumber daya manusia pertanian, sebab proses pembelajaran yang diterapkan adalah model pendidikan orang dewasa (POD), dengan pelaksanakan dilapangan dan praktek lansung di lahan petakan petani, saat ini peserta dibekali pembuatan pupuk organik cair dengan bahan keong mas, kita sudah praktek membuat insektisida nabati, sekarang kita buat pupuk organik cair ungkap tomiri Pemandu lapang SLPHT, pembuatan pupuk organik cair ini sangat mudah, dan bahan tetsedia di lingkungan kita bahkan keong mas yang biasanya jadi hama tanaman padi kali ini kita olah jadi pupuk organik cair, bahan bahan tambahan lainnya juga tersedia di sekitar, diantaranya Air Cucian Beras, bonggol pisang, air kelapa, dan air masakan gula merah, jika perlu tambahlan bahan empon emponan sebagai protektan bagi tanaman, cara buatnya juga tidak sulit, semua bahan di masukan ke wadah dan aduk hingga rata, selama 14 hari,
manfaatnya sebagai dekomposer pembuatan pupuk dan juga bisa digunakan lansung sebagai pupuk cair tanaman, jelas tomiri.
harapan kita agar peserta nanti mampu membuat pupuk organkik sendiri, dan menerapkan pertanian organik.
Mis Mulyadi salah seorang peserta SLPHT mengaku senang dapat pembekalan ini, kedepan kita bisa buat pupuk sendiri, dan membantu mengurangi
Menyediakan Informasi-informasi dibidang Budidaya Tanaman Padi, dan Pembuatan kompos, Pembuatan Pestisida Alami, Serta Teknologi sederhana lainya dibidang Pertanian, Kegiatan Dibidang Pertanian, Peternakan, Perkebunan, Kehutanan dan Perikanan.
Sabtu, 01 November 2014
SLPHT Pematang Sikek buat Mikro Organisme Lokal (MOL)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar